DI YOGYAKARTA — Kompetisi yang memperebutkan Piala Polsek Colomadu ini menggunakan sistem liga, di mana setiap tim saling berhadapan satu sama lain. Dengan sistem tersebut, konsistensi menjadi kunci utama untuk menjadi juara.
Berikut klasemen akhir Turnamen Esport Piala Polsek Colomadu:
- Juara 1: SMA Negeri 1 Colomadu (Rp1 juta + piala + piagam)
- Juara 2: SMK Penerbangan Bina Dirgantara Colomadu (Rp500 ribu)
- Juara 3: SMK Adi Soemarmo Colomadu (Rp250 ribu)
- Juara 4: SMK YP Colomadu (Rp250 ribu)
Bukan Sekadar Mabar: Ada Ikrar Sportivitas di Dalamnya
Sebelum pertandingan dimulai, seluruh peserta dari empat sekolah—SMA Negeri 1 Colomadu, SMK Penerbangan Bina Dirgantara, SMK Adi Soemarmo, dan SMK YP Colomadu—mengucapkan Ikrar Pelajar Esport. Isi ikrar tersebut menegaskan komitmen untuk menjunjung tinggi kejujuran, menaati peraturan, menghormati lawan, serta menolak kecurangan, provokasi, dan perundungan.
Technical meeting dan aturan main dipimpin langsung oleh Ketua ESI Cabang Karanganyar, Saiful. Hal ini memastikan jalannya turnamen sesuai standar penyelenggaraan esport yang berlaku.
Alasan Polisi Turun Tangan Gelar Turnamen MLBB
Turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi. Kapolsek Colomadu AKP Juritna, S.H., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah upaya kepolisian untuk memberikan ruang bagi pelajar mengembangkan potensi di bidang esport sekaligus mencari bibit-bibit atlet potensial.
"Kami ingin esport menjadi wadah bagi adik-adik pelajar untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi. Teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif," ujar AKP Juritna.
Edukasi Digital: Larangan Judi Online Hingga Pinjol Ilegal
Di sela-sela kompetisi, Polsek Colomadu juga menyisipkan edukasi mengenai tantangan generasi muda di era digital. AKP Juritna secara spesifik mengingatkan para pelajar untuk tidak terjerumus ke dalam praktik judi online (judol) dan pinjaman online ilegal (pinjol).
Para pemain juga diminta lebih kritis menyikapi informasi di media sosial. "Saring sebelum sharing. Berita yang beredar belum tentu benar. Jangan mudah terprovokasi," tegasnya.
Selain itu, AKP Juritna mengajak para pelajar menjaga kondusivitas wilayah Colomadu yang selama ini relatif aman dari tawuran. "Kalau ada informasi atau permasalahan, sampaikan kepada pihak sekolah, khususnya bagian kesiswaan," pungkasnya.
Keberhasilan Polsek Colomadu mengemas turnamen ini membuktikan bahwa kompetisi MLBB bisa menjadi sarana positif untuk melatih strategi, kerja sama tim, dan kedisiplinan pelajar. Ajang ini juga menunjukkan sinergi antara aparat keamanan dan komunitas esport sekolah di Karanganyar.