Pencarian

Indonesia dan Maroko Sepakati Perluasan Kerja Sama Budaya, dari Film hingga Ekonomi Kreatif

Rabu, 29 Juli 2026 • 11:41:01 WIB
Indonesia dan Maroko Sepakati Perluasan Kerja Sama Budaya, dari Film hingga Ekonomi Kreatif
Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Duta Besar Maroko Redouane Houssaini menghadiri Malam Seni Indonesia-Maroko di Kompleks Kementerian Kebudayaan, Yogyakarta.

DI YOGYAKARTA — Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan diplomasi budaya merupakan senjata lunak yang paling efektif untuk membangun kepercayaan antarbangsa. Ia menegaskan kerja sama ini tidak boleh berhenti pada panggung pertunjukan seni semata.

"Di tengah lanskap geopolitik yang semakin kompleks, diplomasi kebudayaan menjadi salah satu bentuk soft power yang paling efektif," kata Fadli dalam sambutannya di Kompleks Kementerian Kebudayaan.

Lima Sektor Prioritas yang Akan Ditindaklanjuti

Fadli merinci lima bidang yang menjadi prioritas tindak lanjut. Pertama, pertukaran seniman dan pelaku budaya antar kedua negara. Kedua, pelestarian warisan budaya bersama yang memiliki akar sejarah panjang.

Ketiga, kolaborasi produksi film dan musik. Keempat, riset akademik di bidang kebudayaan. Kelima, pengembangan industri budaya dan ekonomi kreatif yang diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi kedua negara.

Menurut Fadli, hubungan Indonesia dan Maroko telah terjalin selama berabad-abad melalui pertukaran pengetahuan, tradisi, dan nilai-nilai budaya. Kolaborasi musik tradisional yang ditampilkan dalam acara tersebut menjadi bukti dua kebudayaan bisa bertemu tanpa kehilangan identitas masing-masing.

Musik Sufi dan Andalusia Berpadu dengan Nusantara

Dalam Malam Seni Indonesia-Maroko, grup musik Muara dan Melodies of Al-Andalus tampil membawakan komposisi perpaduan musik Sufi dan Andalusia dari Maroko dengan kekayaan musik etnik dan religi Nusantara. Acara juga diisi pembacaan puisi karya sastrawan Taufiq Ismail.

Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Indonesia Redouane Houssaini menyebut pertemuan musisi kedua negara mencerminkan dialog dan persahabatan yang telah terbangun. Ia berharap masyarakat Indonesia bisa mengenal jiwa dan warisan budaya Maroko melalui pertunjukan ini.

"Melalui pertunjukan budaya ini, kami berharap masyarakat Indonesia dapat mengenal sebagian dari jiwa dan warisan budaya Maroko, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas," ujar Redouane.

Pejabat Negara Hadir, Kolaborasi Lagu Tradisional Tutup Acara

Acara yang digelar di kompleks Kementerian Kebudayaan itu turut dihadiri Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo, serta sejumlah pejabat eselon I dan II di lingkungan Kementerian Kebudayaan. Puncak acara ditutup dengan kolaborasi musisi Indonesia dan Maroko membawakan lagu tradisional kedua negara secara bersama-sama.

Fadli menekankan kerja sama budaya ini menjadi pintu masuk strategis untuk memperkuat hubungan bilateral di tengah ketidakpastian global. Ia meminta jajarannya segera menyusun peta jalan implementasi kerja sama di lima sektor prioritas tersebut.

Bagikan
Sumber: voi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks