Pencarian

Bakpia Krishna Jogja Pertahankan Rasa Klasik, Tambah Varian Cokelat hingga Kumbu Hitam

Minggu, 11 Oktober 2026 • 13:46:31 WIB
Bakpia Krishna Jogja Pertahankan Rasa Klasik, Tambah Varian Cokelat hingga Kumbu Hitam
Bakpia Krishna Jogja mempertahankan resep klasik sambil menambah varian cokelat hingga kumbu hitam.

YOGYAKARTA — Verawaty, Koordinator sekaligus Marketing Bakpia Krishna Jogja, menyebut pemilihan bahan baku dan rasa tetap menjadi fondasi produk. Penambahan varian dilakukan agar bakpia tidak kehilangan pembeli muda.

"Tradisionalnya tetap kita pertahankan dari sisi pemilihan bahan baku dan rasa. Kemudian, dari sisi varian, penambahan rasa harus mengikuti perkembangan selera anak muda sekarang," ujarnya.

Kacang Hijau Masih Jadi Favorit

Dari pengalaman penjualan, bakpia isian kacang hijau masih paling banyak dicari konsumen. Untuk bakpia kukus, varian cokelat seperti brownies cokelat dan original cokelat menjadi pilihan favorit.

Selain bakpia panggang, gerai ini menyediakan bakpia kukus dengan tujuh pilihan rasa, varian mix rainbow, pia crispy, yangko, dan wingko. Pilihan beragam itu disebut memberi keleluasaan bagi keluarga yang ingin membeli lebih dari satu jenis oleh-oleh.

Masa Simpan Jadi Pertimbangan Sebelum Membeli

Konsumen yang hendak membawa produk ke luar kota diminta memperhatikan masa simpan. Bakpia kacang hijau bertahan sekitar tujuh hari, sedangkan bakpia kukus berkisar 10–12 hari.

Verawaty menyarankan pembeli menyesuaikan pilihan dengan tujuan dan lama perjalanan. Produk bermasa simpan lebih panjang lebih cocok untuk kiriman jarak jauh.

Soal kualitas, pemilihan bahan baku, proses pengolahan higienis, penggunaan alat pelindung diri oleh karyawan, hingga kemasan menjadi perhatian. Kemasan dirancang dengan ornamen bernuansa Yogyakarta.

"Kemasan produk juga dirancang dengan ornamen yang menggambarkan Yogyakarta. Dengan begitu, oleh-oleh yang dibawa pulang tidak hanya menghadirkan cita rasa, tetapi juga menjadi pengingat perjalanan dan pengalaman selama berada di kota ini," kata Verawaty.

UMKM Lokal Bisa Titip Jual di Krishna Mall

Di gerai Krishna Mall, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah diberi ruang menitipkan produk. Barang yang ditawarkan mencakup makanan ringan hingga nonmakanan seperti batik, sandal, sepatu, dan tas.

Kerja sama juga terbuka bagi pemilik toko oleh-oleh yang ingin menjadi mitra penjualan. Skemanya bisa berupa pembelian langsung atau sistem titip jual dengan ketentuan yang disepakati bersama.

Keberadaan usaha ini turut menyerap tenaga kerja dari warga sekitar. Seluruh karyawan Bakpia Krishna Jogja berasal dari masyarakat setempat.

Pemasaran Lewat Live dan Rencana Pabrik Baru 2027

Konten kreator sekaligus host live Bakpia Krishna Jogja, Ovira Ananda Rizki, menyebut pemasaran dilakukan lewat penjualan langsung dan kanal daring. Melalui sesi live, konsumen bisa berinteraksi dengan penjual dan mendapat informasi promosi.

Pesanan daring dikirim ke berbagai wilayah Indonesia. Lokasi penjualan berada di Jalan Mataram, sementara fasilitas produksi berada di kawasan Jalan Lempuyangan, Yogyakarta.

Verawaty mengungkapkan rencana ekspansi pabrik yang lebih besar pada 2027. Pembangunan itu diharapkan menambah kapasitas produksi sekaligus membuka peluang penyerapan tenaga kerja baru.

Follow jogjamonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radiostar.harianjogja.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks