GUNUNGKIDUL — Pelantikan Joko Parwoto sebagai Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Gunungkidul berlangsung di kawasan Giriselokondo, Kalurahan Wunung, Kapanewon Wonosari, Sabtu (04/07/2026). Acara itu dihadiri jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan ratusan petani dari berbagai wilayah.
Joko menegaskan bahwa jabatan yang diembannya adalah amanah besar untuk memperjuangkan kesejahteraan petani. Ia menyebut Tani Merdeka Indonesia akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto.
"Petani adalah tulang punggung bangsa. Jika petani kuat, negara pun berdiri tegak. Tani Merdeka hadir untuk memastikan kesejahteraan mereka bukan hanya slogan, tetapi kenyataan," ujar Joko dalam pidatonya.
Joko menilai Gunungkidul memiliki modal besar menjadi lumbung pangan yang tangguh, mulai dari lahan luas, sumber daya alam potensial, hingga semangat gotong royong masyarakat. Namun, ia menekankan perlunya strategi dan sinergi agar potensi itu benar-benar menghasilkan kesejahteraan.
Lima gerakan strategis yang dicanangkan mencakup:
"Kita ingin hasil panen Gunungkidul diolah di sini, dijual dari sini, dan memberi manfaat bagi masyarakat lokal," ujar Joko.
Dua gerakan lainnya mencakup pembangunan infrastruktur pertanian seperti irigasi dan akses jalan usaha tani, serta program regenerasi petani muda. Joko menilai kaderisasi petani menjadi kunci keberlanjutan sektor pertanian di Gunungkidul.
Ia optimistis, dengan sinergi antara pemerintah, organisasi tani, dan masyarakat, target swasembada pangan nasional bisa tercapai. "Kita punya petani yang tangguh dan lahan yang subur. Yang kita perlukan adalah strategi dan sinergi agar potensi ini benar-benar menghasilkan kesejahteraan," pungkasnya.