Kebakaran Lahan di Pakem Sleman Meluas, Api Berawal dari Bakar Sampah dan Merembet ke Tanah Kas Desa

Penulis: Kemal Batubara  •  Rabu, 08 Juli 2026 | 21:41:01 WIB
Kebakaran lahan di Pakem, Sleman, meluas akibat pembakaran sampah yang tidak terkendali.

SLEMAN — Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Pakem, Sleman, pada Selasa (7/7) sore. Api yang mulai membakar sekitar pukul 17.45 di Padukuhan Samberembe, Candibinangun, meluas hingga ke area Tanah Kas Desa (TKD) yang berada di lokasi tersebut.

Peristiwa ini dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan oleh warga setempat. Api kemudian merembet ke lahan kering di sekitarnya dan dengan cepat membesar karena tertiup angin dan kondisi cuaca yang panas.

Penyebab Kebakaran: Pembakaran Sampah yang Tak Terkendali

Menurut keterangan dari pihak kepolisian dan pemadam kebakaran setempat, api berasal dari tumpukan sampah yang sengaja dibakar oleh seorang warga. Namun, karena tidak diawasi dan kondisi lingkungan yang kering, api dengan cepat menyebar ke semak-semak dan rumput liar di lahan kosong yang merupakan tanah kas desa.

"Pembakaran sampah oleh warga ini kemudian merembet ke lahan yang ada di sekitarnya," ujar petugas dari Pos Pemadam Kebakaran Sleman yang dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Kerugian Material dan Upaya Pemadaman

Api berhasil dipadamkan setelah petugas dari Damkarmat Sleman bersama relawan dan warga sekitar berjibaku selama lebih dari satu jam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun lahan TKD yang terbakar diperkirakan mencapai luas tertentu. Kerugian material masih dalam pendataan petugas.

Petugas mengimbau warga untuk tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, terutama di musim kemarau. "Kami mengingatkan kembali agar warga tidak membakar sampah di lahan terbuka, apalagi saat cuaca panas dan angin kencang seperti sekarang," tegasnya.

Imbauan untuk Warga Lereng Merapi

Kebakaran lahan di kawasan Pakem bukan kali pertama terjadi. Wilayah yang berada di lereng Gunung Merapi ini memiliki vegetasi kering yang mudah terbakar. Pemerintah Desa Candibinangun bersama relawan setempat telah menyiagakan personel untuk memantau titik-titik rawan kebakaran.

Warga diminta segera melapor ke perangkat desa atau call center 112 jika melihat titik api yang mencurigakan. Langkah cepat dan koordinasi menjadi kunci agar kebakaran tidak meluas dan merugikan lebih banyak pihak.

Reporter: Kemal Batubara
Sumber: radarjogja.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top