Ketua Umum PPIA UPN Veteran Yogyakarta Rudyanto menegaskan, kerja sama ini harus diwujudkan dalam aksi nyata dan berkelanjutan. "Nota kesepahaman yang dibangun harus diwujudkan melalui kerja nyata dan berkelanjutan. Kolaborasi antara alumni, kampus, mahasiswa, dan masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi Desa Sriwedari dalam pengembangan budaya, pemberdayaan generasi muda, dan penguatan ekonomi masyarakat," ujarnya dalam keterangan di Yogyakarta, Minggu (26/7).
Rudyanto menjelaskan, setiap pilar menghadirkan kekuatan saling melengkapi. Alumni membawa pengalaman dan jejaring, kampus menyediakan dukungan keilmuan, mahasiswa mengusung kreativitas dan semangat pengabdian, sementara masyarakat menjadi penggerak utama pembangunan desa.
Panggung budaya di Balai Desa Sriwedari menampilkan tari tradisional khas desa setempat serta kesenian Campur Krido Budoyo. Mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta turut menampilkan tarian tradisional. Di Aula Balai Desa, pengunjung menyaksikan pameran produk UMKM setempat yang ikut meramaikan acara.
Kolaborasi ini juga melibatkan tokoh muda Desa Sriwedari, Anang Imamudin, alumnus UPN Veteran Yogyakarta. Ia menjadi penggerak utama pengembangan potensi budaya Sriwedari agar semakin dikenal sebagai salah satu ikon budaya di Jawa Tengah.
Rudyanto berharap kemitraan produktif dan berkelanjutan ini mampu mendukung pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, serta kemajuan desa. "Melalui kolaborasi empat pilar, PPIA UPN Veteran Yogyakarta dan Desa Sriwedari berharap dapat membangun kemitraan yang produktif dan berkelanjutan untuk mendukung pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, serta kemajuan desa," pungkasnya.