DI YOGYAKARTA — Nike kembali bekerja sama dengan Hyperice, perusahaan spesialis perlengkapan pemulihan, untuk merilis produk terbaru mereka. Setelah sukses dengan Hyperboot—sepatu high-top yang bisa memanas dan menggembung untuk memberikan pijatan kompresi udara—kini giliran sandal yang mendapat sentuhan teknologi. Bernama Nike Air Zoom Hyperslide, alas kaki ini dirancang khusus untuk dipakai setelah sesi latihan guna membantu relaksasi dan pemulihan kaki.
Teknologi utama Hyperslide terletak pada Hyperslide Pods, dua modul bundar yang menempel secara magnetis di bagian atas sandal. Pod inilah yang menghasilkan panas dan getaran. Menurut klaim pemasaran kedua perusahaan, fitur ini "membantu kaki rileks, reset, dan pulih dari bawah ke atas."
Pengguna bisa memilih tiga level panas dan tiga level getaran. Rentang suhu yang tersedia antara 42,8 derajat Celcius hingga 47,2 derajat Celcius. Nike dan Hyperice menyarankan pengguna memakai kaus kaki saat menggunakan sandal ini—saran yang masuk akal mengingat suhu panas yang dihasilkan.
Pod tersebut terhubung ke aplikasi Hyperice via Bluetooth untuk menyesuaikan level panas dan getaran secara detail. Namun, pengaturan dasar tetap bisa dilakukan langsung dari tombol fisik yang ada di pod. Indikator LED pada pod juga akan menunjukkan level panas, getaran, dan daya baterai yang tersisa.
Baterai pod diklaim bertahan sekitar satu jam tergantung penggunaan. Jika setiap sesi pemulihan berlangsung sekitar 10 menit, pengguna bisa mendapatkan enam sesi sebelum perlu mengisi ulang daya. Pengisian daya dilakukan melalui port USB-C yang tersemat langsung di pod.
Dari segi alas kaki, Hyperslide menggunakan sol Nike Air Zoom yang rendah dengan alas kaki empuk dan bertekstur. Desainnya memiliki detail lingkaran khas pada bagian tempat tali velcro bertemu dengan bodi sandal, mirip dengan gaya Hyperboot. Sandal ini tersedia dalam dua pilihan warna: hitam dan krem muda (Orewood).
Ukuran yang ditawarkan cukup luas, mulai dari M4/W5 hingga M18/W19 untuk ukuran Amerika Serikat. Nike Air Zoom Hyperslide akan dijual mulai 29 September melalui situs resmi Nike dan Hyperice, serta di retailer Amerika Serikat seperti Best Buy dan Dick's Sporting Goods. Karena berfungsi sebagai alat bantu pemulihan, produk ini memenuhi syarat untuk dibeli menggunakan dana FSA/HSA di Amerika Serikat.
Salah satu editor The Verge yang telah menggunakan Hyperboot selama setahun mengakui bahwa alat tersebut menjadi salah satu gadget perawatan diri favoritnya. Namun, ia jarang menggunakan fitur pemanas dan lebih sering mengandalkan pijatan kompresi udara untuk meredakan nyeri kaki. Ia merasakan kaki yang lebih rileks dan berkurangnya nyeri lutut setelah pemakaian rutin.
Perlu dicatat, Hyperslide tidak memiliki fitur kompresi udara seperti Hyperboot. Sebagai gantinya, sandal ini mengandalkan getaran. Bagi pengguna yang tidak terlalu menyukai alat pemulihan perkusif (percussive recovery instruments), sensasi getaran ini mungkin terasa berbeda. Namun, bagi mereka yang menyukai ide sandal berpemanas dan bergetar dengan desain yang cukup menarik, produk ini layak dipertimbangkan.