JOGJA — Sebanyak 1.899 mahasiswa baru resmi bergabung dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Jogja pada tahun akademik 2026/2027. Jumlah tersebut merupakan hasil akhir setelah melalui proses registrasi, dari total 1.967 calon mahasiswa yang dinyatakan diterima.
Dari 12.737 pendaftar yang bersaing, tingkat keketatan persaingan terlihat jelas. Jumlah pendaftar yang masuk melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) mencapai 3.486 orang, Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) sebanyak 5.656 orang, dan jalur mandiri 2.969 orang.
Rektor ISI Jogja, Irwandi, mengungkapkan bahwa tingginya jumlah pendaftar menunjukkan minat masyarakat terhadap pendidikan seni masih sangat kuat. Menurutnya, animo tersebut bahkan terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun.
"Saudara telah melewati sebuah kompetisi yang ketat untuk mendapatkan kesempatan belajar di kampus ini. Jadikan kesempatan tersebut sebagai amanah sekaligus tantangan," kata Irwandi dalam sidang senat terbuka penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027, Rabu (19/8/2026).
Irwandi meminta mahasiswa baru tidak hanya berorientasi pada nilai akademik semata. Kampus harus menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menghasilkan karya nyata.
Ia juga mendorong mahasiswa mulai mempersiapkan diri agar setelah lulus tidak hanya mencari pekerjaan. Kemampuan menciptakan peluang kerja dinilai penting, terutama di tengah perkembangan industri kreatif yang pesat.
"Datanglah ke kampus bukan hanya untuk belajar, tetapi untuk bertumbuh. Bukan hanya untuk mendapatkan nilai, tetapi untuk menghasilkan karya. Bukan hanya untuk mencari pekerjaan, tetapi untuk menciptakan lapangan pekerjaan," ujarnya.
Irwandi menilai kemampuan berkolaborasi dan menguasai lebih dari satu kompetensi akan menjadi modal penting bagi mahasiswa. Ia mengingatkan agar mahasiswa tidak terjebak dalam sekat disiplin ilmu yang dipelajari.
"Pesan saya mahasiswa bisa siap menghadapi berbagai tantangan, tidak terlalu terkotak dengan satu disiplin yang mereka pelajari, tetapi bisa berkolaborasi dan juga memiliki multi-kompetensi," katanya.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Perencanaan ISI Jogja, Dewanto Sukistono, merinci penerimaan mahasiswa baru dilakukan melalui tiga jalur utama. Kuota untuk SNBP ditetapkan sebesar 30%, SNBT 40%, dan jalur mandiri 30%.
Program sarjana (S1) menjadi program dengan jumlah pendaftar terbesar. Tercatat 9.292 orang mendaftar, dengan 1.489 orang diterima dan 1.454 orang melakukan registrasi.
Untuk program sarjana terapan atau D4, tercatat 3.019 pendaftar. Sebanyak 363 orang dinyatakan diterima dan 348 orang melakukan registrasi.
Pada jenjang pascasarjana, program magister (S2) mencatat 365 pendaftar. Sebanyak 95 calon mahasiswa diterima, dengan 79 orang di antaranya melakukan registrasi. Sementara untuk program doktor (S3), terdapat 61 pendaftar, 20 orang diterima, dan 18 orang melakukan registrasi.