Pencarian

Tol Jogja-Bawen Gusur Aset Pemkab Semarang Rp112 Miliar, Diganti RTH hingga SD Baru di Bawen

Minggu, 20 September 2026 • 08:46:02 WIB
Tol Jogja-Bawen Gusur Aset Pemkab Semarang Rp112 Miliar, Diganti RTH hingga SD Baru di Bawen

SEMARANG — Bupati Semarang Ngesti Nugraha menargetkan pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) pengganti aset terdampak Tol Jogja-Bawen selesai sebelum peringatan Hari Jadi Kabupaten Semarang tahun depan. Tenggatnya 26 Februari 2027. Sejak 30 Juni 2026, tiga paket pekerjaan digarap serentak selama delapan bulan.

Tanah aset Pemkab Semarang yang tergerus tol tahap pertama itu bernilai sekitar Rp112 miliar. Tidak ada uang tunai yang kembali ke kas daerah. Seluruhnya dikonversi menjadi tanah dan bangunan pengganti.

RTH hingga SD Dibangun dari Rp112 Miliar

"Tanah aset Pemkab yang terkena dampak jalan tol tahap pertama ganti rugi sekira Rp112 miliar. Kami pakai untuk penggantian RTH, pembangunan kantor kelurahan, pembangunan SD dan TK, serta balai RW," ujar Ngesti saat groundbreaking RTH di Bawen, Jumat (18/9/2026).

Sebagian dana sudah mengalir ke proyek lain. Perluasan TPA Blondo salah satunya. Sebagian lagi dipakai membeli lahan untuk mengurai kemacetan di Pasar Sayur Getasan. Pemkab masih menyimpan rencana pembelian tanah di Gembol, Bawen.

35 Sertifikat Hak Pakai Sudah Terbit

PPK Jalan Tol Jogja-Bawen, Moh Fajri Nukman, memastikan penggantian berjalan sesuai skema. Uang ganti kerugian tidak diberikan tunai, melainkan berbentuk tanah atau bangunan pengganti.

"Uang ganti kerugian diberikan dalam bentuk tanah atau bangunan pengganti, sehingga memang tidak diberikan dalam bentuk uang," jelas Fajri.

Tanah pengganti sudah tuntas. Sebanyak 35 sertifikat hak pakai terbit atas nama Pemkab Semarang dan siap diserahterimakan. Adapun bangunan pengganti disediakan Badan Usaha Jalan Tol, PT Jasa Marga Jogja Bawen (JJB).

Tiga Paket Pekerjaan, Total Rp40,26 Miliar

Pekerjaan dipecah menjadi tiga paket. Paket A senilai Rp23,76 miliar untuk kantor dan gedung serbaguna Kelurahan Bawen serta RTH di Kelurahan Bawen. Paket B senilai Rp15,92 miliar untuk TK Tunas Bakti 1, SD Negeri Bawen 1, dan balai RW Bawen. Paket C senilai Rp576,88 juta untuk pengawasan teknik Paket A dan B.

"Sehingga total pekerjaan untuk kegiatan yang kami seremonikan adalah Rp40,26 miliar," kata Fajri.

Paket A dikerjakan PT Kinar Raya Mandiri, Paket B oleh PT Amber Hasya. Konsultan pengawas PT Marsyal Rahardja, perencana CV Citra Matra Artitama. Seluruh pembangunan dijalankan Badan Usaha Jalan Tol, sementara Pemkab tinggal menerima bangunan jadi.

Lapangan Bola hingga Area Kuliner di RTH Bawen

RTH yang berdiri di Bawen diproyeksikan menjadi pusat aktivitas warga. Fasilitasnya mencakup lapangan sepak bola, jalur jalan sehat, area kuliner, dan tempat bermain anak.

"Kami berkomitmen penuh untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai desain yang disetujui dengan tepat mutu, tepat waktu, tepat biaya," ujar Direktur Teknis dan Operasi PT Jasa Marga Jogja Bawen, Radyo Wijoyo Danu Broto.

Pemkab Minta Mutu Bangunan Diawasi

Ngesti meminta lurah, RW, dan perangkat daerah ikut mengawasi mutu pembangunan. Bangunan pengganti harus sesuai spesifikasi sebelum diserahkan ke Pemkab.

"Sebelum diserahkan ke Pemkab, harus ada jaminan bahwa bangunan betul-betul sesuai spek yang ada," tegasnya.

Jika rampung sesuai kontrak, RTH tersebut akan dipakai untuk upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Semarang. "Kalau selesai sesuai kontrak akan kami gunakan untuk upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Semarang," kata Ngesti.

Follow jogjamonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: joglosemar.inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks