PURWAKARTA — Benni Setiawan menulis skenario "Yang Disebut Nakal" bersama Kodrat W Saroyo, yang juga tampil berakting dalam film tersebut. Menurut produser Diana Limbong, tim produksi telah menempuh prosedur perizinan sebelum memastikan lokasi syuting di Purwakarta.
"Film ini syuting-nya di Purwakarta. Soal keterlibatan pemerintah setempat yang tadi ditanyakan, jelaslah sangat terlihat, namanya kita mau pakai tempat, kan kita sowan, ya, secara prosedurnya yang sudah kita tempuh dan alhamdulillah, dapatkan izin untuk full kita syuting di Purwakarta," kata Diana saat konferensi pers menjelang syuting di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (21/10/2026).
Film ini memotret kehidupan remaja dari sudut pandang yang jarang muncul di layar lebar. Binalaku digambarkan sebagai tempat pembinaan bagi anak-anak yang dinilai menyimpang oleh lingkungan sosialnya.
Pendekatan cerita itu menjadi daya tarik utama proyek ini. Alih-alih menghakimi, skenario menyorot bagaimana label "nakal" melekat pada remaja dan membentuk cara mereka dipandang keluarga maupun warga sekitar.
Giulio Parengkuan, yang sebelumnya bermain di "Penyalin Cahaya", memerankan Jalu. Ia beradu akting dengan El Putra Sarira sebagai Dani dan Fatih Unru sebagai Asep.
Ketiganya diperkuat pemeran lintas generasi: Donny Damara (Pak Surya), Sita Nursanti (Bu Ratih), Ceu Popon (Bi Enung), Iang Darmawan (Mang Kosim), Oppie Andaresta (Ibu Yayah), dan Iwa K (Mat Oray).
Deretan pemain lain meliputi Astrid Juwita (Endah), Nichita Limbong (Erna), Andrew Barret (Satria), Joshia Frederico (Wawan), Rafi Sanjaya (Uus), Richard Derick (Yogi), Jeremie Moeremans (Arbi), Bebeto (Moti), Ricky Watimena (Jekson), dan Faiz Vishal (Jono). Unsur komedi situasi dihadirkan Boris Bokir dan Aming Sugandhi.
"Yang Disebut Nakal" diproduksi DLK Pictures bersama Inhype Pictures. Inhype sebelumnya menggarap serial web "Sore: Istri dari Masa Depan".
Kolaborasi kedua rumah produksi itu menempatkan Purwakarta sebagai latar utama cerita. Pengambilan gambar berlangsung sekitar 23 hari sejak konferensi pers digelar.