SLEMAN — Aktivitas perkantoran Korwil Pendidikan Mlati, Sleman, kini berlangsung di SDN Tlogoadi. Langkah ini terpaksa diambil setelah gedung yang selama ini dipakai dialihkan untuk menjadi lokasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tlogoadi, salah satu program prioritas pemerintah pusat.
KDMP Tlogoadi merupakan bagian dari program Koperasi Desa Merah Putih yang digagas pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa. Keberadaan koperasi ini membutuhkan lokasi strategis, sehingga gedung yang sebelumnya ditempati Korwil Pendidikan Mlati dinilai paling memungkinkan.
Korwil Pendidikan Mlati membawahi sejumlah satuan pendidikan di tingkat kecamatan, mulai dari SD hingga SMP. Selama ini, kantor tersebut menjadi pusat koordinasi pengawas sekolah, administrasi, dan pelaksanaan kebijakan dinas pendidikan di wilayah Mlati.
Dengan menumpang di SDN Tlogoadi, aktivitas pelayanan administrasi dan rapat koordinasi tetap berjalan, meski dalam keterbatasan ruang. Beberapa pegawai harus berbagi meja dan ruangan yang semula merupakan kelas atau ruang guru.
Kondisi ini diakui kurang ideal untuk kerja administratif yang membutuhkan konsentrasi dan kerahasiaan dokumen. Namun, pihak Korwil memastikan pelayanan kepada sekolah-sekolah di Mlati tidak terganggu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi dari Pemerintah Kabupaten Sleman mengenai rencana pembangunan atau pengalokasian gedung baru untuk Korwil Pendidikan Mlati. Pihak Korwil disebut masih menunggu arahan lebih lanjut dari Dinas Pendidikan Sleman.
Kondisi serupa sebenarnya tidak hanya terjadi di Mlati. Beberapa Korwil di daerah lain juga mengalami situasi serupa ketika aset gedung mereka dialihfungsikan untuk program prioritas pemerintah. Namun, ketiadaan ruang kantor yang layak dikhawatirkan dapat menghambat pengawasan mutu pendidikan di tingkat kecamatan dalam jangka panjang.