DI YOGYAKARTA — Formasi penerjun payung yang membentuk pola angka 81 dan kibaran bendera raksasa berukuran 10 x 15 meter menjadi daya tarik utama perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Para penerjun dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus) itu lepas landas dari dua pesawat Hercules C-130 pada ketinggian 10.000 kaki sebelum akhirnya mendarat tepat di Silang Monas.
Kibaran Bendera dan Potret Presiden di Langit Jakarta
Selain membawa bendera Merah Putih, dua penerjun tampak membawa spanduk bergambar Presiden Prabowo Subianto yang tengah memberikan hormat. Momen ini sontak memicu gemuruh tepuk tangan dari puluhan ribu pengunjung yang sejak pagi telah memadati area Monas dan sekitarnya.
Pantauan di lokasi, para penerjun membutuhkan waktu sekitar tiga menit untuk melayang sebelum membuka parasut utama. Mereka berhasil mendarat dengan presisi di titik yang telah ditandai, disambut sorak-sorai dan riuh rendah masyarakat yang mengabadikan momen tersebut melalui ponsel masing-masing.
Spektakuler atau Sekadar Seremonial? Begini Respons Publik
Bagi sebagian pengunjung, aksi ini bukan sekadar hiburan. "Ini bukti profesionalisme TNI. Bayangkan, mereka harus menghitung kecepatan angin dan titik pendaratan di tengah gedung tinggi. Luar biasa," ujar seorang pengunjung asal Depok, Andi Saputra, saat ditemui di kawasan Medan Merdeka Barat.
Namun, di media sosial, sebagian warganet mempertanyakan efektivitas anggaran di balik kemeriahan acara ini. Tagar #HUTRI81 dan #TerjunPayung sempat menjadi trending topic di platform X dengan beragam komentar, mulai dari rasa bangga hingga kritik terhadap skala acara yang dinilai berlebihan di tengah kondisi ekonomi yang belum pulih sepenuhnya.
Pengamanan Berlapis dan Rekayasa Lalu Lintas
Polda Metro Jaya menerjunkan 4.200 personel gabungan untuk mengamankan jalannya upacara. Rekayasa lalu lintas diterapkan di sejumlah ruas jalan menuju Monas, termasuk Jalan Medan Merdeka Barat dan Jalan Medan Merdeka Selatan, sejak pukul 05.00 WIB hingga upacara selesai.
Selain terjun payung, rangkaian acara juga diisi dengan fly pass sejumlah pesawat tempur TNI AU dan penampilan drumband. Upacara pengibaran bendera sendiri dimulai tepat pukul 09.00 WIB dengan Inspektur Upacara Presiden Prabowo Subianto yang mengenakan pakaian adat.
Jadwal dan Akses Publik ke Monas
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan kawasan Monas tetap terbuka untuk umum hingga pukul 16.00 WIB setelah upacara selesai. Masyarakat yang ingin menyaksikan atraksi lanjutan, seperti defile dan pertunjukan seni, dapat memasuki area melalui Pintu Utara dan Pintu Selatan dengan menunjukkan tiket masuk terusan.
Panitia mencatat, antusiasme masyarakat tahun ini meningkat sekitar 15 persen dibandingkan perayaan HUT ke-80 RI tahun lalu. Hal ini terlihat dari membludaknya kendaraan di area parkir IRTI dan Thamrin sejak Minggu malam. Pihak TNI pun mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas di lapangan selama acara berlangsung.