JOGJA — Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Taman Budaya, Dinas Kebudayaan Kota Jogja, Karmila, menyatakan area drop zone dibutuhkan setelah TPK Senopati tidak lagi digunakan untuk parkir bus. Bus wisata menurunkan penumpang lebih dulu di Sriwedani, lalu melanjutkan ke tempat parkir di TKP eks Menara Kopi dan Ngaben.
Pengunjung yang turun di drop zone mendapat layanan antar ke lokasi parkir bus secara gratis. Petugas keamanan dan pemandu Taman Pintar ikut memandu kedatangan bus di lokasi.
Rute Bus Diarahkan Lewat Jalan Mayor Suryotomo dan Tilarso
Untuk mencapai titik drop zone, bus diarahkan melalui Jalan Mayor Suryotomo, berbelok ke Jalan Tilarso, lalu masuk ke Jalan Sriwedani di ruas timur Taman Pintar. Area ini mampu menampung sekitar 2-3 bus besar yang menurunkan pengunjung bersamaan.
Penelaah Teknis Kebijakan Pengelola Taman Pintar, Lukman Yoga Suryawan, menjelaskan drop zone melayani bus besar maupun medium. Pengaturan jumlah bus yang masuk area dilakukan agar Jalan Sriwedani tetap bisa dilalui kendaraan lain.
"Lokasi drop zone itu di sisi timur Taman Pintar. Jadi mereka yang akan berkunjung ke sini membawa bus, bisa konfirmasi ke kami. Nanti akan kami pandu untuk sampai ke drop zone Taman Pintar. Penunjuk arah drop zone sudah kami pasang juga," kata Lukman.
Titik Krusial di Belokan Tilarso-Sriwedani Masih Dievaluasi
Lukman menyebut tidak ada masalah berarti selama uji coba karena arus bus diatur. Namun belokan dari Jalan Tilarso ke Jalan Sriwedani menjadi titik krusial lantaran kondisinya agak sempit untuk bus besar.
Persoalan itu menjadi bahan evaluasi bersama Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Dinas Perhubungan Kota Jogja. Sebelumnya, tour leader kesulitan mengakses Taman Pintar karena harus langsung ke tempat parkir dengan biaya tambahan dan waktu tempuh lebih lama.
Sosialisasi ke Biro Travel dan Sekolah Masih Terbatas
Karmila mengakui sosialisasi drop zone baru menjangkau sebagian pengemudi bus. Masih ada pengemudi yang belum mengetahui titik drop zone karena informasi belum menyebar merata.
"Saat ini juga masih dalam proses sosialisasi kepada biro tour travel atau sekolah-sekolah yang sudah melakukan reservasi kunjungan di Taman Pintar. Saat ini di lokasi hanya berlaku sebagai area drop zone saja," ujarnya.
Pemerintah Kota Jogja akan mengevaluasi uji coba yang baru berjalan sepekan tersebut. Karmila berharap keberadaan drop zone mempermudah akses ke Taman Pintar sehingga kunjungan meningkat.
Kru Bus Nilai Akses Lebih Lancar dan Aman
Agus, kru bus Yufatrans yang membawa rombongan pengunjung Taman Pintar, menyambut baik penerapan drop zone di Jalan Sriwedani. Dia menilai akses ke lokasi lebih lancar dan aman dibandingkan saat drop zone sempat diterapkan di Jalan Mayor Suryotomo.
"Kondisinya lancar, aman dan lebih nyaman. [Saat berbelok] lancar," tandas Agus usai menurunkan rombongan pengunjung Taman Pintar.