Pencarian

17 Taman Budaya Se-Indonesia Bertemu di Jogja, Reuni Pertama Setelah 25 Tahun

Rabu, 30 September 2026 • 06:17:02 WIB
17 Taman Budaya Se-Indonesia Bertemu di Jogja, Reuni Pertama Setelah 25 Tahun
Menteri Kebudayaan Fadli Zon membuka Temu Karya Taman Budaya Se-Indonesia XXV di Concert Hall TBY, Yogyakarta.

YOGYAKARTA — Menteri Kebudayaan Fadli Zon membuka Temu Karya Taman Budaya Se-Indonesia XXV di Concert Hall TBY. Ratusan orang memadati ruang pertunjukan pada malam pembukaan. Orkestra TBY di bawah konduktor Oni Krisnerwinto tampil bersama Ndarboy Genk, Marcella Dee, Tyok Satrio, dan Princessia Alicia.

Kegiatan ini diikuti 17 Taman Budaya dari Sumatra Utara, Jambi, Sumatra Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Papua, Bali, dan Taman Budaya Yogyakarta sebagai tuan rumah.

Mengapa Taman Budaya Disebut Infrastruktur Kebudayaan

Fadli menilai Taman Budaya tidak sekadar menjadi tempat pertunjukan seni. Menurut dia, lembaga tersebut semestinya menjadi ruang bertemunya karya, seniman, komunitas, tradisi, dan masyarakat.

"Jadi bagi kita melihat bahwa Taman Budaya ini harus menjadi ruang tempat karya bertemu dengan publik, seniman bertemu dengan komunitas, tradisi bertemu dengan penciptaan baru dengan karya-karya baru," kata Fadli saat membuka acara, Senin malam.

Fadli menyebut Taman Budaya sebagai bagian dari infrastruktur kebudayaan. Fungsinya mencakup ruang produksi pengetahuan dan karya, regenerasi talenta, eksperimen, pendidikan publik, serta tempat membangun jejaring kebudayaan.

"Jadi Taman-Taman Budaya ini adalah semacam cultural center, satu cultural enclave, satu kantong budaya yang sangat penting di dalam kemajuan kebudayaan," ujarnya.

1.340 Etnis dan 718 Bahasa Jadi Modal Budaya Indonesia

Indonesia memiliki modal budaya besar dengan keberagaman etnis, bahasa, dan ekspresi budaya. Fadli menyebut Indonesia memiliki 1.340 etnis atau suku bangsa dan 718 bahasa yang merepresentasikan sekitar 10 persen bahasa di dunia.

Pemerintah juga mencatat 3.277 Warisan Budaya Takbenda Indonesia dan 1.515 Cagar Budaya peringkat nasional hingga saat ini. Percepatan penetapan warisan budaya berlangsung dalam dua tahun terakhir, dengan 514 Warisan Budaya Takbenda ditetapkan pada 2025 dan 550 lainnya hingga September 2026.

Reuni Pertama Setelah Forum Berputar ke Seluruh Indonesia

Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY Dian Lakshmi Pratiwi mengatakan Temu Karya kali ini punya arti khusus bagi Jogja. Forum serupa terakhir berlangsung di kota yang sama 25 tahun lalu sebelum berpindah ke berbagai daerah di Indonesia.

"Sehingga tahun ini adalah reuni pertama setelah 25 tahun pertemuan Temu Karya Taman Budaya berputar di seluruh Indonesia dan kembali ke Yogyakarta," kata Dian.

Selain pertunjukan, forum Taman Budaya se-Indonesia menjadi ruang bertukar pengalaman dan gagasan mengenai pengelolaan kebudayaan di daerah masing-masing.

"Temu karya ini merupakan forum nasional tahunan yang diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai ruang temu, berdialog, berkolaborasi antartaman budaya seluruh Nusantara," ujarnya.

Pataka Tuan Rumah 2027 Diserahkan Sebelum Penutupan

Rangkaian kegiatan berlanjut dengan pentas seni dari utusan Taman Budaya, karawitan, serta sejumlah acara lain di TBY. Sebelum Temu Karya berakhir, pataka tuan rumah Temu Karya Taman Budaya Se-Indonesia XXVI 2027 diserahkan kepada daerah penyelenggara berikutnya.

Follow jogjamonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: harianjogja.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks