Pemkot Yogyakarta bersama pelaku usaha menggelar YK Festisale sepanjang Oktober 2026 untuk menstimulasi aktivitas ekonomi yang biasanya melandai pada bulan tersebut. Sedikitnya 57 hotel dan delapan pusat perbelanjaan di Yogyakarta dan Sleman bergabung menawarkan promo, mulai diskon kamar hingga 55 persen sampai paket bundling. Kegiatan ini menjadi bagian dari tujuh agenda unggulan kota sekaligus upaya memperkuat citra Yogyakarta sebagai City of Festival.
YOGYAKARTA — Kepala Bagian Perekonomian dan Kerja Sama Sekretariat Daerah Kota Yogyakarta Danang Yulisaksono menyatakan YK Festisale dirancang untuk mendorong promosi, transaksi, dan aktivitas ekonomi warga. Program ini melibatkan hotel, restoran, pusat perbelanjaan, ritel, hingga pasar rakyat dalam satu rangkaian promo bersama.
Pemkot menilai Oktober perlu mendapat stimulasi tersendiri karena trafik ekonomi di periode itu cenderung menurun dibanding bulan-bulan lain. Karena itu, penawaran disiapkan berjalan penuh selama sebulan, bukan hanya di akhir pekan atau momen tertentu.
Mengapa Oktober Dipilih Jadi Bulan Stimulasi Ekonomi
"Sering kali kita berhadapan kalau di sekitar bulan-bulan Oktober mungkin trafik ekonominya agak turun. Kita coba stimulasi salah satunya melalui Festisale, yang beragam penawaran dapat dinikmati selama Oktober," kata Danang di Yogyakarta, Rabu.
Pemerintah kota menyebut YK Festisale bukan sekadar ajang diskon musiman. Kegiatan ini masuk dalam tujuh agenda unggulan yang digelar bersama berbagai pelaku usaha, dengan sasaran utama menjaga roda ekonomi tetap berputar saat permintaan melemah.
57 Hotel hingga Delapan Pusat Perbelanjaan Sudah Bergabung
Hingga saat ini, 57 hotel tercatat ikut serta dengan beragam penawaran. Promo yang disiapkan mencakup diskon kamar sampai 55 persen, harga khusus kamar, promo makanan dan minuman, spa, laundry, voucher, hingga paket bundling.
Dari sektor ritel dan belanja, delapan pusat perbelanjaan di Yogyakarta dan Sleman turut berpartisipasi. Agenda mereka antara lain great sale, festival kuliner, street coffe festival, dan program reward belanja.
Restoran, toko oleh-oleh, pelaku usaha batik, ritel, serta sektor perjalanan dan transportasi juga masuk dalam kolaborasi ini. Pemkot berharap pola kerja sama semacam ini bisa dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang.
City of Festival dan Penguatan Citra Pariwisata Yogyakarta
Menurut Danang, YK Festisale tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT Kota Yogyakarta. Rangkaian kegiatan ini juga dipakai untuk memperkuat posisi kota sebagai destinasi pariwisata, budaya, dan City of Festival.
"Melalui rangkaian-rangkaian seperti ini meneguhkan imaji Yogyakarta sebagai City of Festival. Yang kedua juga bahwa ekonomi kita tentu diharapkan dengan bergandengan tangan ini akan semakin erat dan semakin baik," katanya.
Dengan melibatkan puluhan hotel dan sejumlah pusat perbelanjaan lintas wilayah, Pemkot Yogyakarta menargetkan transaksi warga dan wisatawan tetap terjaga sepanjang Oktober 2026. Pelaku usaha yang ingin bergabung masih membuka peluang seiring berjalannya rangkaian promo.