Pencarian

Open Trip Mancing di Jakarta Utara Tetap Ramai Meski Cuaca Panas

Kamis, 01 Oktober 2026 • 11:21:31 WIB
Open Trip Mancing di Jakarta Utara Tetap Ramai Meski Cuaca Panas
Peserta open trip mancing berangkat dari Dermaga Kresek, Tanjung Priok, menuju spot mancing di Teluk Jakarta Utara.

DI YOGYAKARTA — Open trip mancing di perairan Teluk Jakarta Utara tetap diminati wisatawan meski suhu udara semakin panas. Berangkat dari Dermaga Kresek, Tanjung Priok, rombongan menyebar ke sejumlah spot mancing sejak subuh hingga siang. Aktivitas ini jadi pelarian dari bisingnya kota sekaligus cara menikmati laut tanpa harus keluar Jakarta.

Universe Fishing, operator open trip mancing yang berbasis di Jakarta Utara, mencatat jumlah peserta yang berangkat setiap hari berkisar 24 orang hingga 120 orang. Rombongan itu dibagi ke dalam 3-4 kapal pada hari biasa, dan bisa mencapai 15-20 kapal saat ramai.

Pada Sabtu (26/9/2026), detikTravel mengikuti salah satu trip dari Dermaga Kresek, Tanjung Priok. Tujuh kapal berangkat membawa total 42 peserta menuju spot mancing di sekitar Teluk Jakarta Utara. Sebagian besar peserta datang dari luar Jakarta, seperti Palembang dan Temanggung.

Spot Mancing Andalan di Teluk Jakarta

Salah satu titik yang dituju rombongan adalah Karang Nirwana. Spot ini jadi tujuan favorit karena arusnya mendukung dan ikan yang didapat cukup bervariasi.

Perjalanan dimulai sejak subuh. Angin laut masih berembus pelan dan matahari belum menyengat. Kondisi berubah drastis sekitar pukul 10.00 WIB, saat terik mulai terasa di tengah laut.

Meski begitu, peserta tetap melempar kail. Rombongan berpindah dari satu spot ke spot lain, sesekali bersorak ketika ada yang mendapat ikan.

Alasan Wisatawan Tetap Berangkat

Fari, wisatawan asal Jakarta Selatan, mengaku mencari ketenangan di laut setelah berhari-hari menghadapi riuhnya ibu kota. Baginya, panas bukan alasan meninggalkan hobi.

"Kalau tujuan aku untuk mencari ketenangan ya aku gas-gas aja. Apalagi aku yang tinggal di Jakarta kan yang tiap hari bising terus ke laut. Tenang aja di laut, kayak lebih clear aja semuanya," kata Fari.

Yuli, peserta asal Palembang, merasakan cuaca memang semakin panas. Ia juga menyebut kondisi ikan yang ditemui sekarang berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Meski demikian, ia tak berhenti mancing, hanya lebih memperhatikan waktu pulang.

Ketika ombak mulai besar dan matahari semakin terik, kapal sebaiknya segera kembali agar tidak terjebak kondisi buruk. Frida, wisatawan asal Temanggung, melihat panas sebagai konsekuensi yang bisa diantisipasi.

"Kalau cuaca panas emang berdampak banget ya. Tapi untuk beralih, untuk tidak menyukai aktivitas outdoor, itu bukan pilihan aku," ujar Frida.

Pemanasan Global dan Wisata Bahari

Laporan UNEP yang dirilis September 2026 menyebut dunia sangat mungkin melewati ambang pemanasan global 1,5 derajat Celsius dalam beberapa tahun mendatang. Suhu yang meningkat berdampak pada aktivitas luar ruangan, termasuk wisata bahari.

Namun, dampak itu belum cukup membuat wisatawan membatalkan rencana. Open trip mancing di Jakarta Utara tetap ramai dikunjungi dari berbagai daerah.

Bang Ben, Koordinator Universe Fishing, mengatakan jumlah peserta per hari berfluktuasi. "Kita paling sedikit rata-rata di 3-4 kapal, paling banyak 15-20 kapal per hari," kata Bang Ben kepada detikTravel.

Tips Sebelum Berangkat Mancing

Peserta yang berpengalaman menyarankan sejumlah persiapan sebelum ikut open trip mancing di tengah cuaca panas. Perlengkapan berikut sebaiknya dibawa:

  • Sunblock untuk melindungi kulit dari paparan matahari langsung
  • Topi dan pelindung kepala
  • Air minum dalam jumlah cukup
  • Pakaian lengan panjang berbahan ringan
  • Obat pribadi dan kondisi tubuh yang fit

Waktu terbaik berangkat adalah pagi buta, saat angin masih pelan dan matahari belum terik. Jika ombak mulai besar, jangan memaksakan tetap di laut.

Open trip mancing di Jakarta Utara menawarkan pengalaman laut tanpa harus jauh dari kota. Untuk informasi jadwal, harga, dan ketersediaan kapal, wisatawan dapat menghubungi operator trip atau mengonfirmasi via dinas pariwisata setempat.

Follow jogjamonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: travel.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks