KUDUS — Dari total 18 program studi (prodi) yang tersedia di Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU), sebanyak 10 prodi dapat dipilih oleh pendaftar jalur beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Kuota tersebut terbagi menjadi dua prodi kesehatan dan delapan prodi non-kesehatan.
Kepala Biro Humas dan Admisi UMKU, Moh. Aris Prasetiyanto, S.Pd., M.Pd., merinci dua prodi kesehatan yang dibuka adalah S1 Administrasi Rumah Sakit (ARS) dan S1 Gizi. Sementara untuk prodi non-kesehatan, pilihannya meliputi S1 Teknik Industri, S1 Sistem Informasi, S1 Ilmu Komputer, S1 Ekonomi Syariah, S1 Akuntansi, S1 Hukum, S1 Bisnis Digital, dan S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
“Dengan daftar kuliah di UMKU melalui beasiswa KIP-K, mahasiswa baru berkesempatan bebas biaya kuliah sampai lulus, bebas uang gedung, dan mendapat bantuan biaya hidup berupa uang saku,” terang Aris dalam keterangan resminya, Senin (14/4).
Ia menambahkan, program bantuan biaya pendidikan ini ditujukan bagi lulusan SMA sederajat yang memiliki potensi akademik baik, namun terkendala keterbatasan ekonomi. Tujuannya adalah meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi siswa tidak mampu.
Sebelum mendaftar ke kampus, calon mahasiswa diwajibkan memiliki nomor KIP-K dan kode akses terlebih dahulu. Bagi yang belum memilikinya, proses pembuatan akun dilakukan secara mandiri melalui situs resmi KIP Kuliah di laman kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id.
“Di halaman website tersebut, calon mahasiswa perlu melakukan pendaftaran dan mengisi data lengkap serta mengunggah beberapa berkas, seperti KK, foto rumah, dan lainnya,” ujar Aris. Setelah semua syarat dipenuhi, calon mahasiswa akan mendapat nomor KIP-K dan kode akses yang bisa digunakan untuk mendaftar kuliah di UMKU.
Tahapan selanjutnya untuk mendaftar sebagai mahasiswa UMKU jalur KIP-K bisa dilanjutkan dengan membuka laman PMB UMKU melalui sipenmaru.umku.ac.id. Pendaftar kemudian memilih jalur beasiswa KIP-K, mengisi data diri, dan memilih program studi yang diinginkan.
“Selesaikan pendaftaran sampai dengan tahap unggah berkas dan tes TPA (Tes Potensi Akademik),” kata Aris. Setelah mendaftar di kedua website, calon mahasiswa tinggal menunggu jadwal seleksi.
Menurut Aris, selain seleksi berkas, calon mahasiswa juga akan diwawancara oleh tim penguji. Informasi lebih lanjut tentang jadwal seleksi akan disampaikan panitia melalui grup WhatsApp yang dibuat khusus bagi pendaftar jalur KIP-K.
“Tahap terakhir beasiswa KIP-K, mahasiswa perlu menunggu hasil semua rangkaian beasiswa. Jika lolos melanjutkan dengan daftar ulang dan resmi menjadi mahasiswa penerima KIP-K,” jelas Aris.
Dengan adanya jalur beasiswa ini, Aris mengajak seluruh anak bangsa yang ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi untuk mendaftar ke UMKU. Informasi lebih lanjut tentang beasiswa KIP-K maupun PMB UMKU bisa ditanyakan langsung ke Kantor Pelayanan PMB di Crystal Building Kampus 1 UMKU yang buka Senin sampai Sabtu, atau melalui media sosial UMKU seperti Instagram dan TikTok. Hotline UMKU di nomor 082231140018 juga aktif di WhatsApp.