DI YOGYAKARTA — Baik Aljazair maupun Austria sama-sama mengantongi tiga poin dari dua pertandingan. Namun, Austria unggul selisih gol sehingga hasil imbang sudah cukup untuk meloloskan mereka. Sementara Aljazair wajib menang jika ingin melaju tanpa harus bergantung pada status lucky loser.
Aljazair datang dengan modal positif usai membalikkan keadaan melawan Yordania. Tertinggal lebih dulu lewat gol Nizar Al-Rashdan, tim asuhan Vladimir Petkovic bangkit di babak kedua berkat gol pemain pengganti Nadhir Benbouali dan Amine Gouiri pada menit ke-82.
Kemenangan 2-1 itu menjaga asa Aljazair setelah di laga perdana mereka dihancurkan Argentina 3-0. Legenda hidup Riyad Mahrez yang sempat dicadangkan saat melawan juara bertahan, kembali menjadi starter kontra Yordania dan diprediksi tetap menjadi andalan di laga krusial ini.
Nasib Austria tak jauh berbeda. Mereka menjadi korban kegemilangan Lionel Messi pada matchday kedua dan takluk 0-2 dari Argentina. Namun, kemenangan 3-1 atas Yordania di laga pembuka membuat posisi mereka sedikit lebih nyaman.
Marcel Sabitzer baru saja mencatatkan penampilan ke-100 bersama Austria saat melawan Argentina. Gelandang kreatif Borussia Dortmund ini akan menjadi kunci permainan Ralf Rangnick jika ingin melihat timnya melaju lebih jauh.
Belum ada laporan cedera atau skorsing dari kedua kubu. Petkovic diprediksi akan kembali mengandalkan duet lini depan Amine Gouiri dan Anis Hadj Moussa untuk membongkar pertahanan lawan. Sementara itu, Rangnick kemungkinan besar akan menurunkan formasi andalannya dengan Sabitzer sebagai pengatur serangan dan Michael Gregoritsch sebagai ujung tombak.
Performa lima laga terakhir Aljazair cukup impresif dengan tiga kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan—termasuk menekuk Belanda 1-0 di laga uji coba. Austria juga menunjukkan konsistensi dengan tiga kemenangan dalam periode yang sama.
Pertandingan akan digelar pada 27 Juni 2026 pukul 22.00 EST. Bagi yang kalah, masih ada peluang lolos sebagai lucky loser—empat tim peringkat ketiga terbaik dari delapan grup. Tapi, tak ada satu pun tim yang mau menggantungkan nasib pada lotere tersebut.
Dengan Argentina sudah aman di puncak klasemen, laga ini benar-benar menjadi final bagi Aljazair dan Austria. Siapa yang mampu mengelola tekanan dan memanfaatkan peluang, dialah yang berhak melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.