KEBUMEN — Astra Motor Yogyakarta, main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas, menggelar pelatihan safety riding bagi pelajar SMK. Tujuannya, membekali siswa yang sehari-hari menggunakan sepeda motor dengan pengetahuan dasar berkendara yang aman.
Kegiatan berlangsung dalam dua kloter pada 11 dan 12 Juni 2026 di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta. Sebanyak 107 siswa dari SMK Muhammadiyah Kutowinangun menjadi peserta dalam pelatihan ini.
Pelatihan tidak hanya berfokus pada teori. Para siswa diajak berdiskusi mengenai studi kasus prediksi bahaya menggunakan alat simulator berkendara Honda Riding Trainer. Mereka juga mendapat pemahaman tentang tata cara menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan maupun di samping.
“Jangan mencari siapa yang benar atau salah saat berkendara di jalan raya, namun mencari keselamatan lebih penting di atas kepentingan apa pun saat berkendara,” ujar Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta Julius Armando.
Setelah sesi teori dan simulasi, rangkaian acara berlanjut ke praktik langsung di area course Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta. Namun, tidak semua peserta bisa mengikuti sesi ini. Hanya siswa yang sudah berusia 17 tahun atau telah memiliki SIM C yang diperbolehkan mencoba.
Instruktur langsung mengevaluasi keterampilan berkendara para siswa. Teknik yang digunakan dinilai untuk memastikan kebiasaan berkendara yang baik terbentuk sejak dini.
Melalui kegiatan ini, Astra Motor Yogyakarta berharap para siswa bisa menjadi pelopor keselamatan berkendara di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Pemahaman mengenai jarak aman, kepatuhan pada rambu lalu lintas, penggunaan perlengkapan standar, serta sikap saling menghormati sesama pengguna jalan menjadi pesan utama yang ingin ditanamkan.
Edukasi keselamatan berkendara sejak usia muda dinilai sebagai langkah penting untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Astra Motor Yogyakarta ingin mewujudkan budaya berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua pengguna jalan.