DI YOGYAKARTA — Mobil keluarga dengan harga di bawah Rp100 juta masih bisa didapatkan, dan Daihatsu Xenia 2015 menjadi salah satu primadonanya. Generasi kedua Xenia ini mengusung mesin 1.329 cc 1NR-VE Dual VVT-i yang terkenal bandel dan irit, cocok untuk pemakaian dalam kota maupun perjalanan luar kota. Kabinnya pun lega untuk tujuh penumpang, dengan fitur AC double blower yang tetap dingin hingga baris ketiga.
Di pasar mobil bekas, Xenia 2015 tersedia dalam dua pilihan mesin: 1.0 liter dan 1.3 liter. Varian 1.3 liter yang paling banyak dicari karena tenaganya lebih responsif untuk kondisi jalan Indonesia. Berikut kisaran harga yang beredar di dealer Jakarta dan sekitarnya:
Harga sangat tergantung pada kilometer, riwayat servis, dan kondisi bodi. Unit dengan buku servis lengkap biasanya dibanderol lebih tinggi, tapi sepadan dengan kesehatan mesin yang lebih terjamin.
Karena nilai jual kendaraan (NJKB) sudah turun drastis, pajak tahunan Xenia 2015 cukup ringan. Estimasi total yang harus dibayar setiap tahun meliputi:
Totalnya tidak sampai Rp2 juta per tahun, jauh lebih murah dibanding mobil sekelas Avanza yang bisa tembus Rp2,5 juta. Ini menjadi daya tarik utama bagi pembeli yang ingin biaya kepemilikan tahunan tetap rendah.
Meski terkenal bandel, Xenia 2015 tetap perlu pemeriksaan detail. Jangan sampai tergiur harga murah, lalu keluar biaya besar untuk perbaikan setelah beli. Ini lima hal yang wajib dicek:
1. Riwayat Servis dan Buku Manual. Mobil yang rutin servis di bengkel resmi biasanya memiliki catatan penggantian oli, busi, dan timing belt. Jika tidak ada bukti servis, waspadai potensi mesin yang sudah aus.
2. AC Double Blower. Masalah umum pada Xenia bekas adalah AC baris ketiga yang kurang dingin. Nyalakan AC dan tunggu beberapa menit, pastikan udara dingin sampai ke bagian belakang. Jika tidak, biaya perbaikan bisa mencapai Rp1–2 juta.
3. Kaki-kaki dan Ban. Saat test drive, lewati jalan berlubang atau polisi tidur perlahan. Jika terdengar bunyi "dug-dug" berulang, kemungkinan bushing arm atau shockbreaker sudah aus. Biaya ganti satu set kaki-kaki bisa Rp2–3 juta.
4. Transmisi Manual atau Otomatis. Untuk varian manual, pastikan perpindahan gigi terasa halus tanpa bunyi berisik. Untuk matik, cek respons saat gigi D atau R diaktifkan — jika ada jeda lama atau sentakan keras, indikasi transmisi mulai bermasalah.
5. Bodi dan Cat. Periksa celah antar panel (kap mesin, pintu, bagasi). Jika tidak rata atau ada dempul tebal, kemungkinan mobil pernah tabrakan besar. Gunakan jasa inspeksi profesional seperti Moladin MoInspeksi untuk mengecek riwayat tabrakan dan banjir secara detail.
Daihatsu Xenia 2015 tetap menjadi pilihan rasional untuk mobil keluarga bekas di kisaran Rp80–120 juta. Mesin irit, suku cadang murah, dan pajak ringan menjadi nilai jual utama. Namun, jangan pernah membeli tanpa inspeksi — gunakan layanan pengecekan independen agar tidak menyesal di kemudian hari. Jika semua titik kritis sudah lolos, Xenia 2015 bisa menjadi kendaraan harian yang setia selama bertahun-tahun ke depan.