Pencarian

Poltekkes Kemenkes Buka Beasiswa SEHAT 2026 untuk Mahasiswi, Bantuan Rp 10 Juta per Semester Plus Pelatihan

Senin, 01 Juni 2026 • 16:26:01 WIB
Poltekkes Kemenkes Buka Beasiswa SEHAT 2026 untuk Mahasiswi, Bantuan Rp 10 Juta per Semester Plus Pelatihan
Poltekkes Kemenkes membuka beasiswa SEHAT 2026 dengan bantuan biaya pendidikan hingga Rp 10 juta per semester.

JAKARTA — Program beasiswa ini menyasar mahasiswi jenjang diploma dan profesi di 11 program studi kesehatan, mulai dari Keperawatan, Kebidanan, hingga Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi. Selain bantuan biaya pendidikan, penerima beasiswa juga mendapat pelatihan pengembangan kapasitas dan mentoring dalam ekosistem pembelajaran Yayasan Khouw Kalbe.

Bantuan Finansial: Rp 10 Juta per Semester untuk UKT hingga Uji Kompetensi

Dana pendidikan yang diberikan mencakup biaya UKT, SKS, praktik, hingga uji kompetensi. Khusus mahasiswa jenjang diploma, tersedia bantuan biaya penelitian maksimal Rp 3 juta yang diberikan satu kali pada tahun akhir masa studi. Sementara itu, penerima jenjang profesi memperoleh dana penunjang kapasitas sebesar Rp 1,2 juta per semester.

11 Program Studi yang Bisa Mendaftar

Beasiswa ini terbuka untuk mahasiswi dari program studi Keperawatan (Diploma dan Profesi), Kebidanan (Diploma dan Profesi), Gizi dan Dietetika (Diploma dan Profesi), Farmasi (Diploma), Sanitasi Lingkungan (Diploma), Teknik Laboratorium Medik (Diploma), Kesehatan Gigi (Diploma), Promosi Kesehatan (Diploma), Fisioterapi (Diploma dan Profesi), serta Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi (Diploma).

Syarat Pendaftaran: Usia Maksimal 27 Tahun, IPK Minimal 3,30

Pendaftar wajib berstatus WNI perempuan dan belum menikah. Untuk jenjang diploma D3/D4, usia maksimal 24 tahun, sementara jenjang profesi maksimal 27 tahun. Mahasiswi D4 lanjutan yang berada di semester 3 wajib memiliki IPK minimal 3,30, sedangkan jenjang profesi minimal 3,75. Peserta juga harus aktif dalam organisasi atau kemasyarakatan dan bersedia menjadi YKK Ambassador.

Esai Tulis Tangan 250–450 Kata Jadi Syarat Utama

Setiap pendaftar wajib membuat esai refleksi diri tulisan tangan sebanyak 250–450 kata. Khusus jenjang profesi, peserta juga harus mengunggah video berdurasi 60 detik di Instagram atau TikTok yang menjelaskan alasan pengabdian di wilayah Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK).

Jadwal Seleksi: Pendaftaran Dibuka Hingga 30 Juni 2026

Pendaftaran berlangsung pada 8–30 Juni 2026. Seleksi administrasi berjalan pada 1–27 Juli 2026, disusul pengumuman administrasi pada 28 Juli 2026. Tes penulisan esai online digelar 1 Agustus 2026, dan tes wawancara online pada 21 Agustus–14 September 2026. Pengumuman akhir dijadwalkan pada 16 September 2026.

Dokumen yang Perihal Diunggah

Calon pendaftar perlu menyiapkan KTP, Kartu Keluarga, pas foto 4x6 format JPG, rapor kelas 10–12, KHS semester 1 (untuk D4 semester 3), ijazah dan transkrip nilai (untuk jenjang profesi), surat keterangan mahasiswa aktif, surat rekomendasi, serta hasil scan esai tulisan tangan. Pendaftaran dilakukan melalui laman resmi SIBK Kemenkes.

Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks