Pencarian

Pakar Sebut 10 Kementerian Berpotensi Dievaluasi dalam Reshuffle Kabinet Prabowo, Pariwisata Masuk Daftar

Minggu, 07 Juni 2026 • 20:19:32 WIB
Pakar Sebut 10 Kementerian Berpotensi Dievaluasi dalam Reshuffle Kabinet Prabowo, Pariwisata Masuk Daftar
Pakar sebut 10 kementerian, termasuk Pariwisata, berpotensi dievaluasi dalam reshuffle kabinet Prabowo.

DI YOGYAKARTA — Wacana perombakan Kabinet Merah Putih yang disebut akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat dinilai dapat menjadi momentum penting memperkuat efektivitas pemerintahan. Langkah tersebut juga dipandang berperan dalam menjaga stabilitas ekonomi, mempercepat program prioritas nasional, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Kementerian Pariwisata hingga Sektor Lain yang Dievaluasi

Pakar komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, Syurya Muhammad Nur, menilai reshuffle merupakan bagian dari proses evaluasi yang wajar dalam pemerintahan. "Reshuffle bukan sekadar hukuman politik, melainkan langkah korektif agar mesin pemerintahan berjalan selaras dengan agenda strategis Presiden," ujar Syurya dalam siaran persnya, Minggu (7/6/2026).

Menurut dia, memasuki fase konsolidasi pemerintahan, Presiden membutuhkan jajaran menteri yang tidak hanya memiliki kapasitas teknokratis, tetapi juga mampu mengeksekusi kebijakan secara efektif dan menjelaskan program pemerintah kepada masyarakat. Syurya menilai tantangan yang dihadapi pemerintah saat ini semakin beragam. Selain menjaga pertumbuhan ekonomi, pemerintah juga dituntut meningkatkan investasi, memperluas lapangan kerja, dan memperkuat daya saing nasional.

Lemahnya Komunikasi Publik Jadi Sorotan Utama

Di sisi lain, komunikasi publik menjadi faktor penting dalam menjaga dukungan masyarakat terhadap berbagai kebijakan pemerintah. "Sering kali masalah bukan pada substansi kebijakan, melainkan lemahnya kemampuan pejabat menjelaskan arah kebijakan kepada publik. Di era digital, menteri bukan hanya administrator, tetapi juga komunikator publik," tuturnya.

Dalam pandangannya, terdapat sejumlah kementerian yang berpotensi menjadi perhatian dalam evaluasi kabinet mendatang. Berikut rinciannya:

  • Pariwisata
  • Energi dan Sumber Daya Mineral
  • Perindustrian
  • Perdagangan
  • Pertanian
  • Ketenagakerjaan
  • Koperasi dan UKM
  • Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
  • Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
  • Kesehatan

Mengapa Sektor Pariwisata Masuk Radar Evaluasi?

Kementerian Pariwisata dinilai menjadi salah satu sektor yang kerap menghadapi tantangan dalam hal pemulihan pascapandemi dan daya saing global. Meski bahan berita tidak merinci indikator spesifik, pakar menekankan bahwa kinerja kementerian tersebut perlu diukur dari kemampuan menarik wisatawan mancanegara dan kontribusinya terhadap devisa negara.

Syurya menambahkan, evaluasi ini bukan sekadar soal angka, melainkan bagaimana setiap menteri mampu menerjemahkan visi Presiden ke dalam kebijakan yang terukur. "Presiden membutuhkan menteri yang bisa bekerja cepat, adaptif, dan memiliki komunikasi publik yang kuat," tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Istana Kepresidenan belum memberikan pernyataan resmi terkait waktu dan kriteria pasti reshuffle kabinet. Wacana ini muncul di tengah tekanan inflasi global dan target pertumbuhan ekonomi nasional yang membutuhkan akselerasi kebijakan di berbagai sektor strategis.

Bagikan
Sumber: kompas.tv

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks