Pencarian

KAI Borong 16 Rangkaian KRL Baru Senilai Rp3,85 Triliun, Angkut 357 Juta Penumpang di 2025

Senin, 08 Juni 2026 • 19:34:01 WIB
KAI Borong 16 Rangkaian KRL Baru Senilai Rp3,85 Triliun, Angkut 357 Juta Penumpang di 2025
KAI mengakuisisi 16 rangkaian KRL baru senilai Rp3,85 triliun untuk mendukung layanan transportasi.

DI YOGYAKARTA — Sebanyak 780 unit KRL yang beroperasi saat ini merupakan armada eks JR East Seri 205. Usianya sudah di atas tiga dekade. Selain itu, 128 unit lainnya adalah eks Tokyo Metro dengan rentang usia yang sama.

Di sisi lain, armada modern baru terdiri dari 11 trainset atau 132 unit impor dari CRRC China yang berusia kurang dari setahun. Ada pula 7 trainset atau 84 unit buatan PT INKA yang sudah mulai dioperasikan.

KAI memproyeksikan jumlah pengguna KRL tumbuh 4 persen per tahun. Targetnya, pada 2030 volume penumpang mencapai 437 juta orang. Realisasi 2025 bahkan sudah lebih tinggi dari proyeksi awal.

Skema Pendanaan: PMN Rp5,3 Triliun, Sisanya Pinjaman Bank

Proyek pengadaan sarana KRL ini dibiayai dari tiga sumber. Pemerintah menyuntikkan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp5,3 triliun, atau sekitar 58 persen dari total nilai proyek.

Rincian PMN tersebut terdiri dari Rp2 triliun pada 2024, Rp1,8 triliun pada 2025, dan Rp1,5 triliun pada 2026 yang masih bersifat proyeksi. Sisanya, KAI mengandalkan pinjaman bank sebesar Rp3,69 triliun dan kas internal KCI sekitar Rp190 miliar.

Bobby menjelaskan, PMN 2024 sebesar Rp2 triliun yang digunakan untuk pengadaan sarana baru dan retrofit sudah terserap seluruhnya. Sementara PMN 2025 sebesar Rp1,8 triliun sudah diterima KAI pada 31 Desember 2025 dan diteruskan ke KCI pada 20 Mei 2026.

Produksi INKA Dikejar, Target Rampung September 2026

Dari total dana PMN 2025, sebesar Rp744,46 miliar sudah dibayarkan kepada INKA. Sisanya sekitar Rp1,05 triliun akan dicairkan bertahap mengikuti progres penyelesaian produksi.

"Proyeksinya akan kita spending sesuai dengan progres dari penyelesaian sembilan trainset yang sudah ada di PT INKA sesuai dengan recovery schedule-nya, yaitu diharapkan penyelesaiannya itu di bulan September tahun 2026," ujar Bobby dalam paparannya, Senin (8/6).

Secara keseluruhan, proyek ini mencakup pengadaan 16 trainset atau 192 unit KRL baru dari INKA senilai Rp3,85 triliun. Ditambah tiga trainset atau 36 unit impor dari CRRC Qingdao Sifang Co Ltd senilai Rp830 miliar, serta delapan trainset atau 96 unit impor senilai Rp2,2 triliun untuk menggantikan program retrofit.

Regenerasi armada ini menjadi kunci menjaga keandalan layanan KRL di tengah tren pertumbuhan jumlah penumpang yang terus meningkat setiap tahun.

Bagikan
Sumber: voi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks