YOGYAKARTA — Rangkaian audisi Miss Indonesia 2026 akhir pekan ini tiba di Kota Gudeg. Setelah sebelumnya sukses digelar di Surabaya, Grand Sahid Raya & Convention Hotel Yogyakarta menjadi lokasi seleksi pada Sabtu (13/6/2026).
Empat Pilar Penilaian: Manner, Impressive, Smart, dan Social
Produser Miss Indonesia 2026, Yoseph Wahyudi, menegaskan bahwa kompetisi ini tidak lagi berfokus pada kecantikan semata. Menurutnya, ada empat fondasi utama yang menjadi penilaian: manner, impressive, smart, dan social.
“Jogja ini menjadi kota kelima yang kami datangi untuk mencari talenta-talenta berbakat, wanita-wanita hebat yang ada di Jogja dan sekitarnya,” kata Yoseph saat ditemui, Sabtu (13/6/2026).
Keempat aspek tersebut dinilai sebagai pijakan penting untuk melahirkan sosok Miss Indonesia yang mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat. Yoseph menambahkan, karakter perempuan di Yogyakarta dinilai unggul dari sisi kepribadian, pendidikan, hingga kepedulian sosial.
Potensi Besar Perempuan Jogja: Kepribadian Hingga Kepedulian Sosial
Yoseph mengajak perempuan di Yogyakarta dan sekitarnya untuk tidak ragu mengikuti proses seleksi. Audisi masih terbuka hingga sore hari dan berlanjut pada hari berikutnya.
“Untuk wanita-wanita Jogja yang memiliki kepribadian hebat, visual menarik, dan kepedulian sosial tinggi, jangan ragu untuk datang dan ikut audisi,” ujarnya.
Menurutnya, Yogyakarta memiliki potensi besar dalam melahirkan kandidat berkualitas. Wilayah ini dinilai strategis dalam rangkaian pencarian talenta perempuan terbaik di Indonesia.
Rangkaian Seleksi Nasional: Dari Jakarta, Surabaya, Kembali ke Jakarta
Ajang Miss Indonesia 2026 merupakan program tahunan yang diselenggarakan oleh RCTI. Tujuannya adalah menjaring perempuan-perempuan inspiratif dari seluruh Indonesia.
Sebelum Yogyakarta, audisi telah digelar di sejumlah kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Setelah rangkaian di Yogyakarta selesai, proses seleksi akan kembali dilanjutkan di Jakarta.
Melalui proses ini, diharapkan lahir perempuan-perempuan berprestasi yang tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.