DI YOGYAKARTA — Wasit berusia 37 tahun itu akan didampingi rekan senegaranya, Mahbod Beigi dan Andreas Soderkvist, sebagai asisten. Ini menjadi laga kedua Nyberg di turnamen ini, setelah sebelumnya ia memimpin kemenangan Ghana 1-0 atas Panama di Grup L dengan tiga kartu kuning.
Dua Mimpi Besar di Atas Satu Lapangan
Bagi Curacao, debutan Piala Dunia, satu poin hasil imbang 0-0 melawan Ekuador adalah modal berharga. Kemenangan atas Pantai Gading bisa mengantar mereka menjadi negara dengan peringkat terendah yang pernah lolos ke fase gugur.
Sementara itu, Pantai Gading mengincar tiket pertama mereka ke babak knockout. Jika kalah pun, mereka masih punya peluang sebagai salah satu dari peringkat tiga terbaik.
Rekam Jejak Nyberg: Dari Kartu Merah Ronaldo ke Laga Krusial Ini
Nyberg dikenal sebagai wasit yang tak mudah mengeluarkan kartu. Data Transfermarkt mencatat, sejak musim 2025/26, ia hanya membagikan 59 kartu kuning dan satu kartu merah dalam 19 laga.
Namun, satu kartu merah itu cukup monumental: ia mengusir Cristiano Ronaldo saat Portugal bertemu Republik Irlandia di Kualifikasi Piala Dunia November lalu. Ronaldo dianggap menyikut bek Dara O'Shea.
Di level klub, Nyberg memimpin laga-laga panas seperti kekalahan Newcastle United 1-2 dari Barcelona di Liga Champions, kemenangan Tottenham Hotspur 2-0 atas Borussia Dortmund, dan kemenangan telak Aston Villa 4-0 atas Nottingham Forest di semifinal Liga Europa. Dalam laga itu, ia memberikan penalti setelah VAR meninjau pelanggaran Nikola Milenkovic pada Pau Torres.
Siapa yang Akan Beri Kejutan?
Dengan wasit yang cenderung membiarkan permainan mengalir, laga ini diprediksi berjalan ketat. Curacao yang butuh kemenangan harus berani menekan, sementara Pantai Gading bisa memanfaatkan pengalaman di panggung besar.
Wasit keempat adalah Sandro Scharer dari Swiss, dengan Stephane De Almeida sebagai asisten cadangan. Tim VAR untuk laga di Philadelphia ini belum diumumkan.