YOGYAKARTA — Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan mendorong para pekerja sosial untuk terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, persoalan sosial bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
"Budaya kita adalah budaya gotong royong, nilai ini harus terus kita jaga dan hidupkan bersama karena menjadi kekuatan dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di masyarakat," kata Wawan di Yogyakarta, Rabu.
PSM Butuh Dukungan Anggaran Lebih Besar
Wawan mengakui bahwa menjadi pekerja sosial bukanlah pekerjaan yang mudah. Dibutuhkan kepedulian, ketulusan, serta semangat pengabdian untuk mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi.
"Kalian semua adalah orang-orang hebat. Menjadi pekerja sosial berarti tidak lagi hanya memikirkan diri sendiri, tetapi lebih memfokuskan bagaimana membantu sesama. Ini adalah bentuk kepedulian yang luar biasa," ujarnya.
Pemkot berkomitmen untuk terus memberikan perhatian terhadap penguatan kegiatan sosial. Salah satu langkah konkret yang disampaikan Wawan adalah mendorong dukungan anggaran pada tahun mendatang agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
"Saya berharap kegiatan-kegiatan sosial yang dilakukan para pekerja sosial bisa mendapatkan dukungan anggaran yang lebih baik sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal," katanya.
Penanganan Lebih Intensif dan Inovatif Diperlukan
Wawan menekankan perlunya penanganan yang lebih intensif serta langkah-langkah inovatif dalam menyelesaikan masalah sosial. Ia meminta PSM memperkuat sinergi dengan Dinas Sosial, pilar-pilar sosial, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.
"Kita perlu penanganan yang lebih intensif dan langkah-langkah yang inovatif. Permasalahan sosial bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Karena itu kolaborasi harus terus diperkuat," tegasnya.
Pengabdian Tanpa Pamrih dari Pekerja Sosial
Ketua PSM DIY Anton Sutopo menyatakan bahwa pihaknya tetap konsisten menjalankan pengabdian tanpa pamrih. Setiap hari, para anggota dihadapkan pada berbagai persoalan sosial yang membutuhkan penanganan cepat dan koordinasi lintas sektor.
"PSM bekerja tanpa pamrih. Setiap hari selalu ada persoalan sosial yang harus kami bantu selesaikan. Semua dilakukan demi kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat," kata Anton.
Keberadaan PSM diharapkan semakin memperkuat pelayanan kesejahteraan sosial di Yogyakarta. Pemkot pun terus berupaya memberikan perhatian penuh terhadap penguatan kegiatan sosial agar dampaknya bisa dirasakan langsung oleh warga yang membutuhkan.