BANTUL — Sebanyak 22 tangki air bersih dikerahkan BPBD Bantul untuk memenuhi kebutuhan dasar warga di tiga kapanewon selama periode 20 Juni hingga 6 Juli 2026. Distribusi terbesar menyasar Kapanewon Dlingo yang menerima 85.000 liter atau 17 tangki.
Dlingo Jadi Wilayah dengan Kebutuhan Air Tertinggi
Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol mengungkapkan, dari total 1.387 penerima bantuan, sebanyak 1.090 jiwa berada di Kapanewon Dlingo. "Menjangkau 1.090 jiwa di Dlingo, kalau total keseluruhan 1.387 jiwa penerima bantuan air bersih," kata Antoni di Bantul, Kamis.
Kalurahan Jatimulyo menjadi wilayah yang paling banyak menerima pasokan, yakni sekitar 70.000 liter. Penurunan debit air sumur di wilayah itu disebut lebih signifikan dibandingkan daerah lain.
Lima Kalurahan di Tiga Kapanewon Sudah Terjangkau
BPBD Bantul mencatat, distribusi air bersih telah dilakukan di Kalurahan Jatimulyo, Temuwuh, dan Terong di Kapanewon Dlingo. Dua kalurahan lainnya adalah Seloharjo di Kapanewon Pundong dan Guwosari di Kapanewon Pajangan.
Kalurahan Seloharjo menerima 15.000 liter atau setara tiga tangki, sementara Kalurahan Guwosari mendapat 10.000 liter atau dua tangki. "Bantuan tersebut merupakan tindakan cepat untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air minum, memasak, mandi, dan keperluan rumah tangga," ujar Antoni.
Kolaborasi dengan PMI dan Donatur
Penyaluran air bersih dilakukan secara kolaboratif. Dari total 22 tangki, lima tangki berasal dari BPBD Bantul, 14 tangki dari Palang Merah Indonesia (PMI) Bantul, dan tiga tangki dari donatur. "Distribusi dilakukan secara kolaboratif agar kebutuhan masyarakat bisa segera terpenuhi," kata Antoni.
BPBD Bantul mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air dan memanfaatkan sumber air secara bijaksana selama musim kemarau. Warga yang mengalami kesulitan diminta segera melapor ke pemerintah kalurahan atau BPBD setempat.
"Jika ada wilayah lain yang mulai mengalami kekurangan air bersih, kami akan melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan," pungkas Antoni.