Pencarian

Jadwal KA Bandara YIA Kamis 30 Juli 2026: 24 Perjalanan Pulang-Pergi, Tarif Mulai Rp10.000

Kamis, 30 Juli 2026 • 08:25:31 WIB
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 30 Juli 2026: 24 Perjalanan Pulang-Pergi, Tarif Mulai Rp10.000
KA Bandara YIA melayani 24 perjalanan pulang-pergi pada Kamis 30 Juli 2026 dengan tarif reguler mulai Rp10.000.

JOGJA — KA Bandara YIA menyediakan 12 jadwal keberangkatan dari YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan 12 jadwal sebaliknya. Kereta pertama dari bandara meluncur pukul 05.16 WIB, sementara dari pusat kota ke bandara mulai beroperasi pukul 04.20 WIB. Jadwal ini disesuaikan dengan pola kedatangan dan keberangkatan pesawat di YIA.

Dua Kelas Tarif: Reguler Mulai Rp10.000 dan Xpress Mulai Rp40.000

Berdasarkan informasi dari akun Instagram resmi @kabandararailink, tiket KA Reguler dibanderol mulai Rp10.000 sekali perjalanan. Untuk perjalanan pulang-pergi (PP), penumpang cukup mengeluarkan biaya mulai Rp20.000. Sementara itu, tiket KA Bandara YIA Xpress ditawarkan dengan tarif mulai Rp40.000.

Harga tiket bersifat dinamis. Tarif akan lebih tinggi pada jam sibuk (peak hour) dibandingkan di luar jam sibuk. Penumpang disarankan memesan tiket lebih awal untuk mendapatkan harga terbaik.

Cara Beli Tiket: Lewat Aplikasi hingga Mesin Stasiun

Tiket KA Bandara YIA dapat dibeli melalui empat kanal resmi. Pertama, aplikasi KA Bandara Mobile dan Acces by KAI. Kedua, situs web www.railink.co.id. Ketiga, mesin penjual otomatis (vending machine) yang tersedia di stasiun.

Untuk pembelian di laman Railink, calon penumpang cukup memilih stasiun asal dan tujuan, jumlah penumpang, serta tanggal keberangkatan. Sistem akan menampilkan opsi jam keberangkatan yang tersedia. Setelah memilih jadwal, pembeli mengisi data diri, menyetujui syarat dan ketentuan, lalu menyelesaikan pembayaran. Tiket elektronik akan dikirimkan ke alamat email yang didaftarkan.

Dua Stasiun Pemberhentian: Tugu dan Wates

Selain berhenti di Stasiun Tugu Yogyakarta, KA Bandara YIA juga melayani pemberhentian di Stasiun Wates. Skema ini memperluas akses transportasi bagi warga Kulonprogo sekaligus memperkuat integrasi angkutan publik di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan frekuensi perjalanan yang tersebar merata sepanjang hari, moda ini diharapkan menjaga kelancaran arus penumpang pesawat dan mendukung konektivitas antara bandara, Kulonprogo, dan pusat Kota Jogja yang terus berkembang sebagai pusat pariwisata dan ekonomi.

Bagikan
Sumber: jogjapolitan.harianjogja.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks