DI YOGYAKARTA — Erin, mantan barista Starbucks, menguji apakah racikan Pumpkin Spice Latte buatannya sendiri bisa mengalahkan versi kedai. Dengan sirup Monin dan mesin KitchenAid KF3, ia membandingkan rasa, tekstur, dan biaya melawan segelas PSL seharga £5,70. Hasilnya jujur: versi buatan rumah tak buruk, tapi tetap kalah di kedalaman rasa.
Pengujian berlangsung dalam The Coffee Lab Episode 23, seri yang membahas kopi tanpa sekat kesnoban. Erin mengaku sudah lima tahun tak mengenakan celemek hijau Starbucks, tetapi minuman musiman itu masih punya tempat khusus di hatinya. Setiap kali Pumpkin Spice Latte dirilis, ia langsung membeli meski harga per gelasnya mencapai £5,70 atau sekitar USD 7,52.
Resep PSL Rumahan: Sirup Monin dan Mesin KitchenAid KF3
Erin tak mengklaim tahu resep saus labu rahasia Starbucks. Daftar bahan memang tersedia di situs resmi perusahaan, tetapi takaran pastinya tidak pernah dipublikasikan. Untuk memudahkan replikasi, ia membeli sirup Pumpkin Spice Monin dari Amazon yang rasanya manis, dominan kayu manis, dengan sentuhan pala.
Sirup itu tidak sepekat atau seoranye saus labu Starbucks, tapi menurut Erin cukup jadi tiruan yang mendekati. Latte dibuat memakai KitchenAid KF3 yang sedang ia uji, lalu ditambah dua sendok teh sirup sesuai selera. Whipped cream dilewati karena ia memang tidak menyukainya.
Uji Rasa: Espresso dan Tekstur Susu Hampir Identik
Erin langsung mengenali mana PSL Starbucks dan mana racikannya. Ia berharap versi buatan sendiri sama enaknya, tetapi kenyataannya tidak demikian. Racikan rumahnya manis, hangat, dan nyaman, hanya saja rasa kayu manis lebih menonjol ketimbang labu yang earthy.
Kabar baiknya, karakter espresso dan tekstur susu kedua gelas hampir sama. Menurut Erin, jika memakai sirup tiruan yang lebih dekat dengan saus asli Starbucks, hasilnya bisa benar-benar sebanding. Versi Starbucks sendiri digambarkannya seperti musim gugur dalam gelas: kayu manis dan pala terasa jelas, dengan mouthfeel mewah dari saus berbasis susu kental manis.
Soal Biaya: Mesin Mahal di Depan, Tapi Menumpuk di Belakang
Harga satu PSL Starbucks £5,70. Racikan Erin justru menelan hampir £15 atau sekitar USD 19,78 karena ia memesan lewat Uber Eats. Biaya awal latte rumahan memang jauh lebih besar jika menghitung harga mesin espresso, tetapi pengeluaran per gelas akan menumpuk seiring waktu.
Erin juga menegaskan ia berbasis di Inggris, sehingga beberapa merek sirup yang hanya dijual di Amerika Serikat tidak bisa ia akses. Faktor ini membatasi pilihan bahan untuk replikasi.
Kelebihan Racikan Rumahan
- Bisa mengatur takaran sirup sesuai selera, mulai dari dua sendok teh
- Whipped cream opsional bagi yang tidak menyukainya
- Karakter espresso dan tekstur susu mendekati versi kedai
- Biaya per gelas turun signifikan setelah mesin terpakai rutin
Yang Perlu Diperhatikan
- Rasa labu earthy tertutup dominasi kayu manis dari sirup Monin
- Investasi mesin espresso membuat biaya awal jauh lebih mahal
- Sirup tiruan tidak sepekat saus asli Starbucks
- Ketersediaan merek sirup tertentu terbatas di luar Amerika Serikat
Verdict: Racikan Rumahan Menang di Fleksibilitas, Bukan di Rasa
Erin tidak memutarbalikkan hasil: PSL Starbucks tetap lebih kaya dan lebih memuaskan di lidah. Racikan rumahnya layak dicoba bagi yang ingin menghemat jangka panjang atau sekadar bereksperimen dengan sirup pilihan sendiri. Pembaca yang mengejar rasa otentik sebaiknya tetap membeli versi kedai, sementara yang ingin fleksibilitas takaran bisa mulai meracik di dapur.