Pemkab Gunungkidul Luncurkan Gotong Royong 2026, Sasar 8 Desa Rawan Bencana

Penulis: Kemal Batubara  •  Selasa, 05 Mei 2026 | 00:22:01 WIB
Bupati Gunungkidul memantau pelaksanaan Program Gotong Royong 2026 di Kalurahan Tileng.

GUNUNGKIDUL — Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memulai pelaksanaan Program Unggulan Gotong Royong Tahun 2026 yang dipusatkan di Balai Kalurahan Tileng, Kapanewon Girisubo. Langkah ini menjadi strategi daerah dalam mempercepat penguatan infrastruktur di wilayah rawan bencana melalui skema swadaya masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung serentak mulai 4 hingga 7 Mei 2026 tersebut melibatkan sinergi antara pemerintah kabupaten, TNI, Polri, serta warga setempat. Pelaksanaan program ini mengacu pada Surat Edaran Bupati Gunungkidul Nomor B400.10/5/2026 tentang petunjuk teknis kegiatan gotong royong tahun 2026.

Alokasi Anggaran Rp 280 Juta untuk Mitigasi Bencana

Panewu Girisubo, Haryanto, menjelaskan bahwa terdapat delapan kalurahan di wilayahnya yang menjadi sasaran pembangunan fisik tahun ini. Fokus utama pengerjaan diarahkan pada infrastruktur mitigasi, seperti pembangunan talud penahan tanah, drainase atau jalur air, serta cor rabat jalan.

Pemerintah kabupaten mengalokasikan total dana APBD sebesar Rp 280 juta yang dibagi rata untuk delapan kalurahan tersebut. Artinya, setiap kalurahan menerima stimulan senilai Rp 35 juta yang diwujudkan dalam bentuk material bangunan.

“Masing-masing kalurahan menerima alokasi dalam bentuk material bangunan. Adapun pengerjaan fisik sepenuhnya dilakukan secara gotong royong oleh warga masyarakat setempat sebagai bentuk nyata kemandirian desa,” ujar Haryanto.

Mendorong Kemandirian dan Ketangguhan Desa

Haryanto menekankan bahwa sasaran program ini tidak hanya terbatas pada penyelesaian proyek fisik. Ia berharap momentum ini mampu menumbuhkan kembali budaya kerja bakti yang menjadi warisan turun-temurun di Gunungkidul, sehingga masyarakat lebih tangguh menghadapi risiko bencana.

Apresiasi juga datang dari pemerintah kalurahan setempat. Pihak desa berharap program serupa dapat terus berlanjut dengan jangkauan yang lebih luas, bahkan hingga menyentuh level pedukuhan di masa mendatang.

Bupati: Gotong Royong Pererat Rasa Memiliki Warga

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, meninjau langsung pelaksanaan pengerjaan fisik di Kalurahan Tileng untuk memastikan program berjalan sesuai rencana. Ia menegaskan pentingnya menjaga "roh" kebersamaan di tengah pembangunan daerah yang masif.

Menurut Endah, keterlibatan aktif warga dalam membangun infrastruktur di lingkungannya akan menciptakan ikatan emosional terhadap hasil pembangunan tersebut. Hal ini dinilai krusial untuk keberlanjutan perawatan aset publik di desa.

“Program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang kokoh, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan serta rasa memiliki masyarakat terhadap hasil pembangunan di wilayahnya masing-masing,” kata Bupati Endah.

Reporter: Kemal Batubara
Back to top