DI YOGYAKARTA — Setelah sukses meluncur di Eropa, Inggris, dan Korea Selatan tahun lalu, Kia PV5 langsung mendapat sambutan positif dari jurnalis dan konsumen berkat efisiensi di dunia nyata, interior fleksibel, dan teknologi modern. Van listrik ini bahkan dinobatkan sebagai International Van of the Year 2026, menjadikannya kendaraan Korea pertama yang meraih penghargaan tersebut.
Tiga varian baru yang akan dipamerkan di BIMOS meliputi PV5 Passenger 7-seater (2-2-3), Passenger Prime, dan Cargo High Roof. Passenger Prime sendiri merupakan varian kelas atas yang dirancang untuk penggunaan pribadi maupun bisnis seperti ride-hailing.
Selain itu, Kia juga akan menampilkan sejumlah model hasil kolaborasi, di antaranya mobil es krim, mobil patroli AI, bank bergerak, bus sekolah, dan beberapa kustomisasi lainnya.
PV5 dibangun di atas arsitektur E-GMP.S milik Hyundai yang memungkinkan pengembangan varian secara modular. Sistem Integrated Modular Architecture (IMA) menggunakan bracket modular dan sistem bodi fleksibel yang menyederhanakan pengembangan kendaraan.
Bagian kabin depan dan kursi baris pertama dibuat seragam di semua varian PV5. Sementara itu, modul bagian belakang, kaca samping, dan tinggi atap bisa ditukar seperti potongan puzzle. Fleksibilitas ini memungkinkan Kia menciptakan hingga 16 varian PV5, dan sebagian besar akan dipajang di BIMOS nanti.
PV5 Passenger 7-seater yang baru menggunakan konfigurasi tempat duduk 2-2-3. Kia mengklaim varian ini memiliki legroom terdepan di kelasnya hingga 1.732 mm, headroom 1.075 mm, dan shoulder room selebar 1.732 mm.
Selain tiga varian utama, Kia juga berencana meluncurkan beberapa model konversi seperti crew, drop side, box van, freezer box, dan light camper.
PV5 merupakan model pertama dari lini bisnis Platform Beyond Vehicle (PBV) Kia. Tahun depan, Kia akan meluncurkan PV7 yang lebih besar. Kendaraan ini baru saja tertangkap kamera sedang menjalani uji coba untuk pertama kalinya.