Rupiah Tembus Rp17.978 per Dolar AS, Pelemahan 26 Poin Terjadi di Awal Perdagangan

Penulis: Kemal Batubara  •  Kamis, 02 Juli 2026 | 11:37:02 WIB
Rupiah melemah ke posisi Rp17.978 per dolar AS pada awal perdagangan Kamis pagi.

JAKARTA — Pergerakan rupiah pada awal sesi perdagangan Kamis pagi menunjukkan tren negatif. Berdasarkan data yang dihimpun, kurs spot rupiah melemah 26 poin dari posisi penutupan sebelumnya di Rp17.952 per dolar AS menjadi Rp17.978 per dolar AS.

Pelemahan ini terjadi di tengah menguatnya indeks dolar AS yang masih bertahan di level tinggi. Para pelaku pasar memantau sikap bank sentral AS yang cenderung hawkish, sehingga tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia, masih berlanjut.

Sentimen Global Masih Dominan

Tekanan terhadap rupiah tidak lepas dari faktor eksternal. Data ekonomi AS yang masih solid membuat ekspektasi penurunan suku bunga The Fed mundur lebih jauh, sehingga dolar AS tetap menjadi pilihan utama investor global.

Di sisi lain, pelaku pasar dalam negeri juga menanti data neraca perdagangan Indonesia yang dijadwalkan rilis dalam waktu dekat. Hasilnya akan menjadi sinyal apakah fundamental ekonomi domestik cukup kuat menahan arus keluar modal asing.

Level Psikologis Rp18.000 Mengintai

Pergerakan rupiah yang mendekati level Rp18.000 per dolar AS menjadi perhatian. Gubernur Bank Indonesia sebelumnya menyatakan akan terus melakukan intervensi di pasar valas untuk menjaga stabilitas nilai tukar sesuai fundamentalnya.

Sepanjang pekan ini, rupiah sudah beberapa kali bergerak fluktuatif. Pelaku pasar disarankan mencermati perkembangan data inflasi AS dan kebijakan suku bunga global yang menjadi katalis utama pergerakan mata uang.

Reporter: Kemal Batubara
Sumber: jogja.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top