Pencarian

Pelajar SMP Tewas Ditabrak Truk di Lebak, Polisi Buru Pengemudi yang Kabur

Kamis, 04 Juni 2026 • 22:11:31 WIB
Pelajar SMP Tewas Ditabrak Truk di Lebak, Polisi Buru Pengemudi yang Kabur
Jenazah pelajar SMP korban tabrak lari di Lebak telah dimakamkan keluarga.

DI YOGYAKARTA — Peristiwa nahas itu terjadi di Kampung Duraen, Kecamatan Wanasalam, sekitar pukul 15.30 WIB. Yusuf yang baru saja pulang sekolah mengendarai sepeda motor seorang diri. Warga yang pertama kali menemukan korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Wanasalam.

Kronologi di TKP: Kecepatan Tinggi dan Tanpa Pertolongan

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, truk diduga melaju dari arah Binuangeun menuju Wanasalam dengan kecepatan di atas rata-rata. Benturan keras terjadi saat Yusuf hendak mendahului kendaraan di depannya.

“Korban terpental beberapa meter. Pengemudi truk sama sekali tidak berhenti, langsung tancap gas,” ujar seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya kepada petugas.

Sepeda motor korban ringsek parah di bagian samping. Sementara itu, Yusuf mengalami luka berat di kepala dan dada. Tim medis dari Puskesmas Wanasalam yang tiba di lokasi setengah jam kemudian hanya bisa memastikan korban telah meninggal dunia.

Polisi Kantongi Ciri Kendaraan, Jerat Pasal Tabrak Lari

Kasat Lantas Polres Lebak, AKP Budi Santoso, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif. “Kami sudah mengumpulkan keterangan dari lima saksi mata dan memeriksa rekaman kamera pengawas di dua titik sepanjang jalan tersebut,” katanya saat dihubungi, Jumat (5/6/2026).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menduga truk yang terlibat adalah jenis truk bak terbuka berwarna biru tanpa muatan. Ciri-ciri itu kini disebar ke seluruh pos polisi di wilayah Banten selatan.

Pelaku dijerat dengan Pasal 312 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ancaman hukumannya maksimal enam tahun penjara karena meninggalkan korban tanpa pertolongan.

Keluarga Syok, Jenazah Sudah Dimakamkan

Jenazah Yusuf Maulana telah dimakamkan di pemakaman umum Kampung Tanjung Panto pada Kamis malam. Sang ayah, Ahmad Soleh, mengaku belum bisa menerima kepergian anak semata wayangnya.

“Dia pamit mau sekolah seperti biasa. Saya tidak menyangka dapat kabar seperti ini. Saya minta pelakunya segera ditangkap,” ucapnya dengan suara bergetar.

Warga sekitar mendesak polisi untuk segera mengumumkan hasil penyelidikan. Mereka khawatir pengemudi truk yang kabur sudah meninggalkan wilayah Lebak. Polres Lebak berjanji akan merilis perkembangan kasus dalam 1x24 jam ke depan.

Bagikan
Sumber: regional.inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks