Pencarian

Pemkot Yogyakarta Angkat Potensi Wisata Sungai Winongo Lewat Art Festival, Targetkan Branding Kampung Kreatif

Jumat, 12 Juni 2026 • 11:36:31 WIB
Pemkot Yogyakarta Angkat Potensi Wisata Sungai Winongo Lewat Art Festival, Targetkan Branding Kampung Kreatif
Winongo Art Festival di Ngampilan hadirkan seni dan budaya sepanjang bantaran Sungai Winongo.

Ketua panitia sekaligus Ketua Kampung Serangan, Suwarto, menegaskan bahwa Winongo Art Festival berbeda dari dua acara sebelumnya. Meski memiliki tujuan yang sama, yaitu menciptakan lingkungan sungai yang asri, festival ini dirancang untuk membuka peluang lebih besar bagi pelaku UMKM dan industri kreatif.

Atraksi Seni dan Budaya Sepanjang Bantaran Sungai

Rangkaian acara akan menghadirkan Sendratari Gebrak Jaranan, Tari Klenting, dan pertunjukan "Lampor" Eksperimental Art. Selain itu, ada Mocopath Project, Padepokan Kendhali Rasa, Taman Sesaji, serta penampilan band dan potensi seni anak-anak dari wilayah Ngampilan.

Mantri Pamong Praja Kemantren Ngampilan, Anif Luhur Kurniawan, mengatakan bahwa keterlibatan langsung masyarakat menjadi motor penggerak utama dalam festival ini. "Keterlibatan langsung masyarakat sebagai motor penggerak didalamnya menjadikan kegiatan tersebut sarana untuk memajukan pariwisata berbasis sungai yang ada di Kota Yogyakarta," kata Anif di Yogyakarta, Kamis.

Mengapa Ngampilan Jadi Lokasi Strategis?

Kemantren Ngampilan berada di jantung Kota Yogyakarta dengan luas wilayah yang relatif kecil namun padat secara demografis. Posisinya menjembatani kawasan sumbu filosofis dengan pusat komersial kota, menjadikannya pilar pelestari budaya sekaligus motor penggerak ekonomi kreatif.

Potensi terbesar wilayah ini adalah aliran Sungai Winongo yang melintas di tengah permukiman padat. Festival ini merupakan upaya kolektif mengembalikan fungsi sungai sebagai ruang hidup dan ruang budaya, bukan sekadar saluran air.

Konservasi Alam dan Pemasaran Produk Lokal

Anif menjelaskan bahwa Winongo Art Festival juga bertujuan sebagai media konservasi alam. Masyarakat diharapkan semakin sadar menjaga kebersihan dan ekosistem Sungai Winongo. "Event tersebut juga bertujuan sebagai media konservasi alam dengan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan ekosistem Sungai Winongo," ujarnya.

Di sisi lain, festival ini menjadi ajang promosi kampung wisata di Ngampilan melalui atraksi berbasis sungai yang dikemas secara kekinian. UMKM lokal mendapat ruang untuk memasarkan produk unggulan wilayah Kemantren Ngampilan.

Target: Branding Wisata yang Kuat untuk Bantaran Sungai

Suwarto menambahkan bahwa Winongo Art Festival diharapkan mampu menciptakan branding wisata yang kuat untuk kawasan bantaran sungai ke depannya. "Namun memiliki tujuan yang sama yaitu menciptakan Winongo yang asri, dengan membuka peluang-peluang pelaku UMKM, industri kreatif untuk menjadikan kawasan bantaran sungai ini memiliki branding wisata yang kuat untuk kedepannya," kata Suwarto.

Pemkot Yogyakarta optimistis festival ini bisa menjadi model pengembangan wisata sungai di kota lain, mengingat potensi Sungai Winongo yang selama ini belum tergarap maksimal sebagai destinasi wisata budaya.

Bagikan
Sumber: jogja.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks