DI YOGYAKARTA — Xiaomi resmi memperkenalkan lengan robot pengisi daya otomatis untuk kendaraan listriknya, SU7 dan YU7. Sistem ini dirancang khusus untuk dipasang di garasi rumah dan bekerja secara penuh tanpa intervensi pengguna. Begitu mobil terparkir di posisi yang tepat, lengan robot akan secara mandiri menjangkau port pengisian, menyambungkan konektor, dan mulai mengalirkan listrik.
Cara Kerja dan Kemudahan Penggunaan
Proses pengisian dimulai secara otomatis begitu kendaraan berhenti di area yang sudah ditentukan. Pemilik cukup turun dan meninggalkan mobil tanpa perlu menekan tombol apa pun. Setelah baterai penuh, lengan robot akan mencabut sendiri konektor dan menyimpannya rapi ke dalam unit penyimpanan.
Xiaomi juga menyediakan opsi kendali jarak jauh lewat ponsel pintar. Pemilik bisa memulai atau menjadwalkan pengisian dari jarak jauh selama mobil masih dalam jangkauan lengan teleskopik. Ini berarti tidak perlu lagi keluar rumah hanya untuk mencolok kabel di tengah hujan atau malam hari.
Mengapa Ini Berbeda dari Janji Tesla
Elon Musk sebenarnya sudah menjanjikan fitur serupa pada 2014 lewat cuitan di Twitter. Saat itu Tesla mengklaim sedang mengembangkan robot charger berbentuk ular logam yang bisa bergerak otomatis dari dinding. Prototipe fungsional sempat diperlihatkan setahun kemudian, namun proyek itu mandek dan tidak pernah dirilis secara komersial.
Dilansir dari Car News China, Xiaomi menjadi pabrikan pertama yang benar-benar membawa teknologi ini ke pasar. Video promosi yang dirilis menunjukkan produk dalam kondisi siap produksi dan diuji di lingkungan nyata. Ini mengindikasikan sistem tersebut akan mulai dijual di China dalam hitungan bulan ke depan.
Harga dan Ketersediaan
Sampai berita ini diturunkan, Xiaomi belum mengumumkan harga resmi untuk robot charger ini. Namun mengingat target pasarnya adalah pemilik SU7 dan YU7, sistem ini kemungkinan hanya kompatibel dengan kendaraan Xiaomi saja. Belum ada informasi mengenai ekspansi ke pasar global termasuk Indonesia.
Kompetitor di Jalur yang Sama
Xiaomi bukan satu-satunya perusahaan China yang menggarap teknologi ini. Aito sudah mendemonstrasikan lengan robot untuk versi listrik M8 tahun lalu, sementara Li Auto juga mengaku sedang mengembangkan sistem serupa untuk jaringan pengisian umum mereka. Di Eropa, Porsche baru saja meluncurkan pad pengisian nirkabel untuk Cayenne listrik yang memungkinkan mobil diisi tanpa kabel sama sekali.
Dengan sensor dan teknologi komunikasi yang sudah terpasang di mobil listrik modern, integrasi lengan robot pengisi daya menjadi langkah logis berikutnya. Kemampuan parkir, jalan, dan mengisi daya tanpa menyentuh apa pun bisa menjadi nilai jual unik bagi kendaraan listrik di masa depan.