Pencarian

Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan: Pemuda Harus Bentengi Diri dari Narkoba dan Perundungan di Era Digital

Senin, 29 Juni 2026 • 22:51:01 WIB
Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan: Pemuda Harus Bentengi Diri dari Narkoba dan Perundungan di Era Digital
Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan mengajak pemuda membentengi diri dari narkoba dan perundungan di era digital.

JOGJA — Wawan Harmawan menekankan bahwa generasi muda adalah calon pemimpin bangsa yang harus dibekali nilai-nilai positif sejak dini. Menurutnya, setiap generasi memiliki keunggulan yang saling melengkapi; energi dan masa depan ada di tangan pemuda, sementara pengalaman menjadi modal generasi yang lebih tua untuk menghadapi perubahan zaman.

Wawan menyoroti perubahan pola relasi orang tua dan anak akibat teknologi digital. Saat ini, tidak sedikit orang tua yang justru belajar dari anak-anak mereka dalam memanfaatkan teknologi. Namun, kondisi ini harus diimbangi dengan kemampuan mengendalikan diri agar tidak terjebak dampak negatifnya.

“Yang Paling Menentukan Itu Diri Kita Sendiri”

Wawan menegaskan bahwa faktor penentu utama bukanlah guru atau orang lain, melainkan diri sendiri. Lingkungan pertemanan disebutnya sangat berpengaruh terhadap perilaku generasi muda. “Kalau lingkungannya baik, insyaallah kita juga akan ikut baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, pergaulan menjadi salah satu faktor utama yang memicu perilaku berisiko. Kemampuan memilih lingkungan sosial yang positif menjadi modal penting untuk menghindari penyalahgunaan narkotika, konsumsi minuman beralkohol, hingga tindakan menyimpang lainnya.

Perundungan dan Tekanan Sosial Jadi Pemicu

Wawan menyoroti masih tingginya kasus perundungan di kalangan remaja. Menurutnya, persoalan ekonomi maupun tekanan sosial sering kali menjadi pemicu sebagian anak muda mencari pelarian melalui perilaku negatif. Sebagai langkah pencegahan, ia mendorong pemuda aktif di organisasi sekolah, olahraga, pramuka, hingga karang taruna.

“Aktivitas positif itu bukan hanya mengisi waktu luang, tetapi juga membangun mental dan karakter yang tangguh,” tambahnya.

Disdikpora: Narkotika Pintu Masuk Perilaku Negatif Lain

Ketua Tim Kerja Pembinaan Kepemudaan Disdikpora Kota Jogja, Mugi Suyatno, menjelaskan kegiatan ini merupakan implementasi Undang-Undang Kepemudaan yang mengamanatkan perlindungan pemuda dari pengaruh destruktif. “Dinamika yang dihadapi pemuda saat ini penuh dengan godaan yang berpotensi menjerumuskan jika tidak dibentengi sejak awal,” jelasnya.

Mugi menekankan bahwa penyalahgunaan narkotika menjadi ancaman serius karena bisa menjadi pintu masuk berbagai bentuk perilaku negatif lainnya, termasuk tindakan kekerasan dan anarkis yang mencoreng citra pemuda. Pembinaan seperti ini dinilai penting untuk membentuk generasi yang sehat, berdaya, dan bermanfaat.

Peserta: Materi Relevan dengan Kondisi Remaja Saat Ini

Salah seorang peserta, Ataya dari SMK Negeri 7 Yogyakarta, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru. Ia menilai materi yang disampaikan relevan dengan kondisi remaja saat ini. “Acara ini cukup bermanfaat bagi kami, terutama sebagai upaya preventif agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas maupun penyalahgunaan narkotika,” ungkapnya.

Melalui sinergi antara pemerintah, sekolah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat, Kota Jogja berharap mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga kuat secara mental, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Pembinaan kepemudaan semacam ini diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia unggul.

Bagikan
Sumber: harianjogja.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks