DI YOGYAKARTA — Berdasarkan data RTI Business pukul 09.10 WIB, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 5.943 sebelum berbalik arah dan menyentuh level terendah 5.898. Volume perdagangan tercatat mencapai 2,1 miliar saham dengan nilai transaksi Rp1,07 triliun dan frekuensi 171.568 kali.
Dua Analis Berbeda Pandangan soal Arah IHSG
Herditya Wicaksana, Analis Teknikal MNC Sekuritas, menilai indeks masih rawan melanjutkan koreksi. "Kami memperkirakan IHSG berpotensi terkoreksi ke kisaran 5.472-5.540. Namun, cermati skenario alternatif yang mengindikasikan awal fase penguatan," ujarnya dalam riset harian.
Herditya memproyeksikan support hari ini di level 5.486 dan 5.317, dengan resistance di 6.007 dan 6.286. Ia merekomendasikan saham BBRI, MDKA, TINS, dan XCEG untuk dicermati investor.
Pandangan berbeda datang dari Ivan Rosanova, Analis Binaartha Sekuritas. Menurutnya, indeks masih berpeluang melanjutkan penguatan seiring tren naik yang belum rusak. "IHSG berpotensi menguji target kenaikan di level 5.985. Level 5.739 menjadi support yang perlu dicermati," kata Ivan.
Rentang Support dan Resistance yang Perlu Diwaspadai
Ivan memprediksi indeks bergerak di rentang support 5.739, 5.607, 5.472, dan 5.314. Sementara resistance berada di 5.983, 6.083, 6.256, 6.545, dan 6.835. Saham rekomendasinya meliputi ADRO, BBNI, CPIN, EMTK, dan ICBP.
Perbedaan proyeksi ini mencerminkan ketidakpastian pasar jangka pendek. Investor disarankan mencermati level-level kunci tersebut sebelum mengambil posisi.
Investasi mengandung risiko.