DI YOGYAKARTA — Jetour resmi membuka keran pemesanan awal atau pre-sale untuk Zongheng F700, double cabin berteknologi plug-in hybrid (PHEV) di pasar China. Model ini menjadi salah satu andalan Jetour di segmen kendaraan hibrida berkapasitas besar dengan klaim efisiensi tinggi.
Secara dimensi, Zongheng F700 cukup besar. Panjang bodi mencapai 5.495 mm, lebar 2.050 mm, dan tinggi 1.985 mm dengan jarak sumbu roda 3.350 mm. Angka ini menempatkannya di kelas double cabin yang lega, cocok untuk penggunaan keluarga maupun operasional berat.
Sistem Hybrid Kunpeng CDM-O dan Mesin 2.0TD
Jantung pacu Zongheng F700 adalah mesin hybrid khusus 2.0TD yang menghasilkan tenaga 155 kW dan torsi maksimum 340 Nm. Jetour mengklaim efisiensi termal mesin ini mencapai 45,5 persen, angka yang tergolong tinggi untuk mesin berbahan bakar bensin.
Sistem plug-in hybrid yang digunakan adalah Kunpeng Super Hybrid CDM-O milik Chery, induk perusahaan Jetour. Kombinasi ini memungkinkan mobil berjalan dengan mode listrik murni untuk jarak pendek, lalu beralih ke mesin bensin untuk perjalanan jauh.
Teknologi Baterai CATL 4C dan Arsitektur 800V
Salah satu keunggulan utama Zongheng F700 adalah arsitektur kelistrikan tegangan tinggi 800V. Baterai lithium iron phosphate (LFP) yang digunakan merupakan produk CATL 4C Double-Layer Shenxing, yang mendukung pengisian daya super cepat.
Melansir Carnewschina, sistem ini mampu mengisi daya dari 20 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 10 menit. Kecepatan pengisian ini menjadi nilai jual utama di segmen PHEV, terutama bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan jarak jauh.
Klaim Jarak Tempuh 1.300 Km dan Potensi di Pasar Global
Jetour mengklaim Zongheng F700 memiliki jarak tempuh total hingga 1.300 km dalam sekali pengisian penuh berdasarkan standar CLTC. Angka ini menggabungkan kapasitas baterai dan tangki bahan bakar, menjadikannya salah satu double cabin PHEV dengan jangkauan terjauh di kelasnya.
Sayangnya, belum ada informasi resmi mengenai kapan model ini akan masuk ke pasar Indonesia. Jetour sendiri sudah mulai ekspansi ke beberapa negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, melalui jaringan dealer yang mulai terbentuk. Namun, untuk Zongheng F700, masih perlu waktu sebelum ada kepastian peluncuran lokal.
Harga pre-sale di China belum diumumkan secara detail, namun diperkirakan akan bersaing dengan double cabin PHEV lain seperti BYD Shark dan Great Wall Poer PHEV. Pasar global akan menjadi target utama Jetour untuk model ini, terutama di kawasan yang mendukung infrastruktur pengisian cepat 800V.