Pencarian

UNS Surakarta Mulai Bangun Gedung V Fakultas Ilmu Budaya, Target Jadi Pusat Riset Humaniora Modern

Kamis, 09 Juli 2026 • 15:29:31 WIB
UNS Surakarta Mulai Bangun Gedung V Fakultas Ilmu Budaya, Target Jadi Pusat Riset Humaniora Modern
Rektor UNS Prof. Dr. Hartono memimpin peletakan batu pertama pembangunan Gedung V Fakultas Ilmu Budaya.

SURAKARTA — Universitas Sebelas Maret (UNS) resmi memulai konstruksi Gedung V Fakultas Ilmu Budaya (FIB) melalui seremoni peletakan batu pertama. Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, memimpin langsung acara yang menandai dimulainya proyek pengembangan sarana akademik tersebut.

Gedung baru ini dirancang sebagai ruang pembelajaran interaktif dan kolaboratif yang mengintegrasikan teknologi modern. Meski mengadopsi konsep kekinian, desainnya tetap mempertahankan nilai-nilai budaya, kemanusiaan, dan karakter kebangsaan yang menjadi identitas FIB.

Investasi Strategis untuk Ekosistem Akademik

Dalam sambutannya, Prof. Hartono menekankan bahwa kualitas universitas tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan kompetensi dosen. Lingkungan akademik yang kondusif dengan infrastruktur berkualitas menjadi faktor krusial dalam menciptakan ekosistem pendidikan unggul.

"Penyediaan infrastruktur yang modern, nyaman, kondusif, dan berorientasi pada masa depan merupakan investasi strategis yang harus terus dilakukan untuk mendukung transformasi pendidikan tinggi," ujar Hartono.

Ia menambahkan, gedung ini bukan sekadar bangunan fisik. Lebih dari itu, proyek ini diharapkan menjadi wadah lahirnya gagasan baru, penelitian berkualitas, dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kampus Berdampak dan Penguatan Reputasi Global

Pembangunan Gedung V FIB merupakan implementasi dari semangat Kampus Berdampak yang digagas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Melalui program ini, perguruan tinggi dituntut tidak hanya melahirkan lulusan unggul, tetapi juga mampu menghadirkan solusi atas tantangan bangsa.

FIB sendiri telah mencatat berbagai capaian signifikan. Fakultas ini terus memperkuat produktivitas riset, memperluas jejaring kerja sama internasional, serta menorehkan prestasi mahasiswa di bidang akademik, kebahasaan, dan seni budaya. Capaian tersebut turut berkontribusi pada peningkatan reputasi UNS di tingkat global.

Hartono menegaskan bahwa investasi terbaik universitas bukanlah gedung megah, melainkan masa depan. "Gedung dapat berdiri karena beton dan baja, tetapi maknanya akan ditentukan oleh ilmu pengetahuan yang dikembangkan di dalamnya, karakter yang dibentuk, karya-karya yang dihasilkan, serta kontribusi yang diberikan kepada masyarakat, bangsa, dan dunia," tegasnya.

Harapan Dekan untuk Kemajuan Fakultas

Dekan FIB UNS, Dr. Dwi Susanto, menyambut positif realisasi proyek yang telah lama dinantikan ini. Ia berharap gedung baru dapat memberikan manfaat besar bagi kemajuan fakultas, terutama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

"Kami berharap pembangunan gedung ini membawa manfaat yang besar bagi perkembangan FIB. Terima kasih kepada universitas yang telah memberikan dukungan penuh sehingga pembangunan gedung yang selama ini kami cita-citakan akhirnya dapat terealisasi," ujar Dwi Susanto.

Proses pembangunan direncanakan berjalan dengan mengedepankan keselamatan kerja, transparansi, dan akuntabilitas. Gedung V FIB ditargetkan rampung tepat waktu dan tepat mutu, menjadi pusat lahirnya pemikiran besar di bidang humaniora serta riset yang berdampak bagi masyarakat.

Bagikan
Sumber: inilahjogja.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks