Cuaca Berkabut dan Hujan Ringan Diprakirakan BMKG Landa Yogyakarta, Warga Diimbau Waspada Aktivitas Luar Ruangan

Penulis: Kemal Batubara  •  Senin, 18 Mei 2026 | 17:23:01 WIB
Kabut tebal menyelimuti jalanan Yogyakarta pagi ini, mengurangi jarak pandang pengendara.

YOGYAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memasukkan Yogyakarta dalam daftar daerah yang berpotensi mengalami kondisi udara kabur pada Senin. Dalam prakiraan cuaca yang dirilis hari ini, BMKG juga mencatat potensi hujan ringan hingga sedang di sejumlah kota besar Indonesia.

Kondisi udara kabur atau berkabut ini perlu diwaspadai karena bisa menurunkan visibilitas secara signifikan. Bagi pengendara motor dan mobil di jalanan Yogyakarta, terutama pada pagi hari, jarak pandang yang terbatas meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Potensi Hujan di Berbagai Wilayah Indonesia

Prakirawan BMKG Henokhvita menyampaikan, hujan ringan diprakirakan terjadi di belasan kota, mulai dari Padang, Bandung, Denpasar, hingga Kupang. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Medan, Ambon, dan Jayapura.

"Hujan ringan juga diprakirakan terjadi di Bandung (Jawa Barat), Tanjung Selor (Kalimantan Utara), Samarinda (Kalimantan Timur), Denpasar (Bali), Mataram (Nusa Tenggara Barat/NTB), Kupang (Nusa Tenggara Timur/NTT), serta sebagian besar wilayah Sulawesi, Ternate (Maluku Utara), dan sebagian besar wilayah Papua," kata Henokhvita dalam siaran resmi yang dipantau di Jakarta, Senin.

Waspada Hujan Petir di Kota Tetangga

BMKG juga memperingatkan potensi hujan disertai petir di Bandar Lampung, Semarang, Pontianak, Palangka Raya, dan Banjarmasin. Bagi warga Yogyakarta yang memiliki rencana perjalanan ke kota-kota tersebut, disarankan untuk mempersiapkan diri dengan perlengkapan hujan dan menghindari berteduh di bawah pohon besar saat petir.

Henokhvita menambahkan, kondisi berawan tebal diprakirakan terjadi di Banda Aceh dan Pekanbaru. Sementara itu, potensi asap atau kabut juga diperkirakan menyelimuti wilayah Jambi.

Imbauan BMKG untuk Masyarakat

Menghadapi ragam kondisi cuaca ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca yang dapat mengganggu aktivitas. Salah satu antisipasi yang bisa dilakukan adalah rutin mengecek informasi cuaca melalui kanal resmi.

"Pastikan untuk selalu memperbaharui informasi cuaca melalui website bmkg.go.id dan sosial media kami di @info.bmkg," ujar Henokhvita.

Bagi warga Yogyakarta yang beraktivitas di luar ruangan, seperti pedagang kaki lima, tukang ojek, atau petani, pemantauan cuaca secara berkala menjadi penting untuk menghindari kerugian akibat perubahan cuaca mendadak.

Reporter: Kemal Batubara
Sumber: jogja.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top