DI YOGYAKARTA — Jenderal Listyo Sigit tiba di kompleks Makam Bung Karno pada Sabtu pagi. Ia memimpin langsung prosesi ziarah dan tabur bunga di pusara proklamator kemerdekaan tersebut. Rombongan Kapolri kemudian melanjutkan perjalanan menuju makam Presiden ke-2 RI, Soeharto, di Karanganyar, Jawa Tengah, dan direncanakan menutup rangkaian di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.
Kunjungan ke Blitar merupakan agenda kedua setelah sehari sebelumnya, Jumat (19/6), Kapolri berziarah ke makam Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. "Tadi pagi kami berziarah ke makam almarhum Presiden Gus Dur. Dan Alhamdulillah, sekarang kami melaksanakan ziarah ke makam almarhum Presiden Soekarno," ujar Sigit dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta.
"Setelah ini kami akan melanjutkan ke makam Bapak Presiden Soeharto dan selanjutnya akan kami tutup ke Taman Makam Pahlawan Kalibata," sambung jenderal bintang empat tersebut. Pemilihan keempat lokasi ini dinilai simbolis karena mewakili periode kepemimpinan nasional yang berbeda, dari era revolusi hingga pembangunan Orde Baru.
Menurut Sigit, ziarah ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tradisi institusi Polri untuk mengenang sekaligus menyerap nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pemimpin bangsa. "Kami ingin meneladani semangat kebangsaan dan pengabdian yang telah dicontohkan oleh para pendahulu," kata Kapolri.
Pernyataan itu menggarisbawahi upaya Korps Bhayangkara untuk terus merefleksikan sejarah kepemimpinan nasional di tengah tantangan tugas kepolisian modern. Hari Bhayangkara ke-80 akan diperingati pada 1 Juli 2026 mendatang, dan rangkaian ziarah ini menjadi salah satu agenda pembuka yang mendapat perhatian publik.
Makam Bung Karno di Blitar merupakan salah satu situs sejarah yang kerap dikunjungi pejabat tinggi negara. Lokasinya yang berada di kawasan perbukitan Kota Blitar menjadikannya destinasi wisata religi dan sejarah. Kunjungan Kapolri kali ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polri dan jajaran Polda Jawa Timur.
Usai dari Blitar, rombongan bergerak menuju Astana Giri Bangun, kompleks pemakaman keluarga Cendana di Karanganyar, untuk berziarah ke makam mantan Presiden Soeharto. Rencananya, kegiatan akan diakhiri dengan doa bersama di TMP Kalibata, tempat dimakamkannya sejumlah pahlawan nasional dan tokoh negara.