DI YOGYAKARTA — Pengguna iPhone di Indonesia kembali harus merogoh kocek lebih dalam jika ingin membeli seri flagship Apple. Tercatat, harga iPhone 17, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max resmi naik mulai Juli 2026. Kenaikan ini merupakan yang kedua kalinya tahun ini setelah sebelumnya harga disesuaikan pada April 2026.
Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai Apple Authorized Reseller, seluruh varian iPhone 17 Series mengalami kenaikan. Kenaikan paling besar dialami lini Pro dan Pro Max sebesar Rp 1 juta, sementara varian reguler naik Rp 500 ribu.
Tekanan biaya produksi disebut sebagai dalang utama di balik kenaikan ini. Apple menghadapi lonjakan harga komponen, terutama memori dan penyimpanan, yang dipicu oleh tingginya permintaan industri AI secara global. Kondisi serupa juga terjadi di berbagai pasar internasional, tidak hanya Indonesia.
Sebelumnya, lini MacBook juga mengalami penyesuaian harga per 1 Juli 2026, menandai tren kenaikan yang merata di seluruh produk Apple. Meski demikian, konsumen masih bisa bernapas lega karena iPhone 17e dan iPhone Air tidak ikut naik—keduanya masih dijual dengan harga perdana saat peluncuran di Indonesia pada Mei 2026.
Kenaikan Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta memang tidak terlalu besar secara persentase, namun cukup terasa bagi konsumen yang sudah menabung sejak April. Dengan harga termurah iPhone 17 (256 GB) kini di angka Rp 17,9 juta, dan varian tertinggi iPhone 17 Pro Max (2 TB) menembus Rp 45,2 juta, segmen flagship semakin eksklusif.
Bagi yang tidak terburu-buru, opsi menunggu program trade-in atau diskon dari e-commerce seperti Blibli dan Digimap bisa menjadi strategi. Atau, konsumen bisa melirik iPhone 17e yang harganya lebih stabil untuk kebutuhan harian yang tidak terlalu berat.
Dengan harga yang terus merangkak naik, iPhone 17 Pro Max 2 TB kini bersaing langsung dengan laptop kelas atas atau bahkan motor baru. Ini menempatkan Apple di posisi premium yang tak tersentuh bagi sebagian besar konsumen. Di sisi lain, kenaikan ini juga bisa mendorong pengguna setia untuk bertahan lebih lama dengan perangkat lama mereka.
Untuk saat ini, belum ada informasi apakah Apple akan menyesuaikan harga lagi dalam waktu dekat. Namun, jika tren biaya komponen terus meningkat, bukan tidak mungkin kenaikan ketiga akan terjadi tahun depan.