Pencarian

Nelayan Kebumen Tagih Janji Dermaga Baru untuk 200 Perahu di Pantai Lampon

Rabu, 06 Mei 2026 • 11:57:01 WIB
Nelayan Kebumen Tagih Janji Dermaga Baru untuk 200 Perahu di Pantai Lampon
Nelayan Pantai Lampon Kebumen menuntut percepatan pembangunan dermaga baru untuk 200 perahu.

KEBUMEN — Kondisi infrastruktur maritim di pesisir selatan Jawa Tengah kembali menjadi sorotan. Sebanyak 200 pemilik perahu di Pantai Lampon, Desa Pasir, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, kini menuntut kepastian terkait rencana pembangunan dermaga yang sempat dijanjikan otoritas terkait.

Ketiadaan dermaga yang representatif membuat aktivitas bongkar muat hasil tangkapan dan parkir perahu menjadi terhambat. Para nelayan terpaksa mendaratkan perahu di area yang sempit dan terbuka, sehingga risiko kerusakan alat tangkap akibat hantaman gelombang tinggi menjadi sangat besar.

Mengapa Pembangunan Dermaga Pantai Lampon Mendesak?

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kebumen, Lusimin, mengungkapkan bahwa kapasitas Pantai Lampon saat ini sudah tidak mampu menampung pertumbuhan jumlah armada nelayan. Dengan estimasi 200 perahu yang beroperasi, area pendaratan yang ada saat ini dianggap sudah kelebihan beban.

Selain masalah kapasitas, faktor keamanan menjadi alasan utama para nelayan menagih janji pembangunan tersebut. Area pendaratan yang tidak memadai memaksa nelayan bekerja ekstra keras saat menarik perahu ke daratan, terutama ketika cuaca buruk melanda pesisir selatan.

"Tagih janji dermaga untuk 200 perahu, nelayan keluhkan pendaratan perahu di Pantai Lampon Kebumen tak memadai," ujar Lusimin saat memberikan keterangan kepada media baru-baru ini.

Dampak Minimnya Fasilitas terhadap Ekonomi Nelayan

Kondisi pendaratan yang sulit tidak hanya mengancam keselamatan, tetapi juga berpengaruh langsung pada kualitas komoditas perikanan. Proses pendaratan yang lama akibat antrean dan medan yang sulit membuat ikan hasil tangkapan lebih cepat mengalami penurunan kualitas sebelum sampai ke tempat pelelangan.

Para nelayan berharap pemerintah daerah maupun provinsi segera turun tangan melakukan survei teknis dan memulai tahapan konstruksi. Pembangunan dermaga ini dinilai sebagai investasi vital untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan di sektor kelautan Kebumen.

Hingga saat ini, HNSI Kebumen terus melakukan koordinasi dengan dinas terkait agar aspirasi para nelayan di Pantai Lampon masuk dalam skala prioritas pembangunan infrastruktur daerah. Kejelasan anggaran dan linimasa proyek menjadi poin utama yang ditunggu oleh masyarakat pesisir Ayah.

Bagikan
Sumber: radarjogja.jawapos.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks