SLEMAN — PSS Sleman bersiap menghadapi laga penentuan di partai final Pegadaian Championship melawan Garyudayaksa. Pemain bertahan andalan Laskar Sembada, Fachruddin Aryanto, menyebut gelar juara merupakan target yang tidak bisa ditawar lagi bagi timnya saat ini.
Fachruddin menekankan bahwa seluruh penggawa tim memiliki motivasi tinggi untuk menutup kompetisi dengan raihan trofi. Baginya, pencapaian hingga babak final harus diselesaikan dengan kemenangan manis sebagai bentuk dedikasi kepada masyarakat Sleman yang terus memberikan dukungan.
Ambisi Fachruddin Bawa Trofi ke Bumi Sembada
Eks bek Timnas Indonesia ini mengungkapkan bahwa semangat tim saat ini sedang membara menjelang partai puncak. Fachruddin ingin memastikan PSS Sleman tidak hanya sekadar menjadi finalis, tetapi keluar sebagai pemenang utama dalam turnamen kasta kedua tersebut.
"Seperti kata suporter, 'Bablaske'," ujar Fachruddin Aryanto saat memberikan keterangan mengenai kesiapan timnya menghadapi laga final melawan Garyudayaksa.
Istilah 'Bablaske' yang sering disuarakan para pendukung PSS Sleman bermakna perintah untuk terus melaju tanpa ragu hingga mencapai tujuan akhir. Fachruddin memahami beban sejarah dan harapan yang dipikul di pundaknya sebagai pemain senior yang mengawal lini belakang Super Elang Jawa.
Tantangan Menghadapi Garyudayaksa di Partai Puncak
Laga melawan Garyudayaksa diprediksi akan berjalan ketat mengingat kedua tim memiliki catatan impresif sepanjang musim ini. Fachruddin menilai lawan memiliki organisasi permainan yang disiplin, sehingga koordinasi di sektor pertahanan PSS Sleman wajib terjaga selama 90 menit penuh.
Persiapan teknis terus dimatangkan oleh jajaran pelatih untuk meredam agresivitas serangan Garyudayaksa. Fachruddin berharap atmosfer stadion yang dipenuhi pendukung fanatik dapat menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk tampil dominan sejak peluit pertama dibunyikan.
Keberhasilan meraih gelar juara Pegadaian Championship akan menjadi momentum penting bagi PSS Sleman untuk menatap kompetisi musim depan dengan kepercayaan diri tinggi. Gelar ini juga menjadi pembuktian bagi Fachruddin bahwa dirinya masih mampu memberikan kontribusi maksimal bagi klub kebanggaan warga Sleman tersebut.
Manajemen klub pun terus memberikan dukungan moral agar para pemain fokus sepenuhnya pada pertandingan final ini. Bagi Fachruddin dan kolega, kebanggaan mengangkat trofi di depan ribuan suporter setia merupakan pencapaian tertinggi yang ingin mereka wujudkan tahun ini.