Pencarian

GMS Bantul Tolak Tawaran Ibadah di Pendopo Bupati, Jemaat Pilih Ibadah Online hingga Izin Keluar

Sabtu, 06 Juni 2026 • 21:12:01 WIB
GMS Bantul Tolak Tawaran Ibadah di Pendopo Bupati, Jemaat Pilih Ibadah Online hingga Izin Keluar
Jemaat GMS Bantul memilih ibadah daring sambil menunggu izin operasional gereja keluar.

BANTUL — Jemaat Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Sewon, Bantul, masih harus menunggu izin operasional gedung gereja mereka keluar. Humas GMS Pusat, Josiah Michael, mengungkapkan bahwa Bupati Bantul Abdul Halim Muslih sempat menawarkan pendopo sebagai lokasi alternatif untuk beribadah. Namun, tawaran itu belum bisa dimanfaatkan.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kebetulan dari beliau, tetapi setelah kami mempertimbangkan berbagai faktor kita belum bisa mengambil opsi untuk beribadah di pendopo," ujar Josiah kepada wartawan, Jumat (5/6/2026).

Ibadah Daring Jadi Solusi Sementara

Konsekuensi dari keputusan tersebut, GMS Bantul untuk sementara tidak menggelar ibadah onsite. Josiah memastikan bahwa pada hari Minggu pekan depan, jemaat tidak akan berkumpul di gedung gereja maupun di pendopo.

"Jadi kita sementara mungkin hari Minggu besok belum melaksanakan ibadah dulu untuk GMS Bantul," imbuhnya.

Sebagai gantinya, seluruh kegiatan ibadah dialihkan secara daring. Informasi ini telah diumumkan melalui akun Instagram resmi @gmschurch. Dalam unggahan tersebut, tertulis bahwa ibadah pada 31 Mei 2026 ditiadakan dan digantikan dengan siaran langsung streaming di situs gms.church.

Josiah membenarkan informasi dalam unggahan tersebut. Ia menegaskan pihaknya mengikuti arahan bahwa jemaat GMS Bantul belum bisa beribadah di gedung gereja mereka sendiri.

"Iya betul mas (ibadah dilaksanakan online). Ya mengikuti arahan, kita tidak beribadah onsite minggu ini di Bantul," sambungnya.

Harapan Izin Segera Terbit

Pengurus GMS berharap proses perizinan gedung gereja di Sewon bisa rampung dalam waktu dekat. Josiah menyebut seluruh dokumen yang dibutuhkan sudah dilengkapi dan diserahkan kepada pihak berwenang.

"Sampai mudah-mudahan enggak lama lah, kita berharap sih izin segera keluar. Jadi kita bisa segera melakukan ibadah di GMS Bantul," jelasnya.

Keputusan untuk beribadah secara daring diambil setelah peristiwa pembubaran ibadah pada 24 Mei 2026 lalu. Jemaat sempat berharap ibadah online hanya dilakukan sekali saja, namun kondisi di lapangan belum memungkinkan untuk kembali beribadah secara langsung di gedung gereja.

Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks