YOGYAKARTA — Sebanyak 306 mahasiswa asal Sumatera yang tengah menempuh pendidikan di Yogyakarta menerima bantuan biaya hidup dari Polda DIY. Bantuan ini merupakan respons atas bencana banjir bandang yang melanda wilayah asal para mahasiswa tersebut.
Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono menyatakan dana tersebut dikumpulkan secara sukarela oleh seluruh anggota kepolisian di lingkungan Polda DIY.
"Aksi ini merupakan kelanjutan dari rangkaian misi kemanusiaan Polda DIY pascabencana banjir bandang di Sumatera," kata Anggoro di Yogyakarta, Jumat.
Dapur Umum hingga Pengiriman Logistik ke Aceh
Ini bukan kali pertama Polda DIY turun tangan. Sejak banjir bandang melanda Sumatera, Polda DIY telah menjalankan sejumlah misi kemanusiaan. Salah satunya mendirikan dapur umum di Markas Besar Polda DIY untuk membantu mahasiswa perantau yang kesulitan.
Selain itu, Polda DIY juga mengirimkan bantuan logistik dan uang tunai langsung ke titik-titik lokasi bencana. Personel Satuan Brimob bahkan diterjunkan ke wilayah Aceh untuk membantu proses evakuasi dan pemulihan pascabencana.
Menjaga Fokus Belajar di Tengah Bencana
Kapolda menekankan bahwa Yogyakarta adalah rumah kedua bagi para mahasiswa luar daerah. Menurutnya, keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran studi mereka menjadi tanggung jawab bersama, termasuk Polda DIY.
"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban psikologis dan finansial mahasiswa, sekaligus menjaga situasi kamtibmas di lingkungan akademis tetap kondusif," ujar Anggoro.
Ia berharap para mahasiswa penerima tetap fokus belajar dan tidak putus asa meskipun keluarga mereka di kampung halaman menjadi korban bencana banjir. Bantuan ini diharapkan menjadi penyemangat di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang sedang menurun.