Pencarian

Delapan Orang Luka Beruntun di Tol Becakayu, Polisi Duga Pengemudi Kehilangan Kendali

Sabtu, 20 Juni 2026 • 17:29:01 WIB
Delapan Orang Luka Beruntun di Tol Becakayu, Polisi Duga Pengemudi Kehilangan Kendali
Tabrakan beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di Tol Becakayu KM 7.400 arah Bandung-Cawang.

DI YOGYAKARTA — Kecelakaan maut nyaris terjadi di Tol Becakayu pada Sabtu siang. Tiga kendaraan—Toyota Altis, Hyundai Santa Fe, dan Toyota Vellfire—terlibat tabrakan beruntun di KM 7.400 arah Bandung menuju Cawang. Delapan penumpang langsung dievakuasi ke RS Harum Kalimalang untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kronologi Tabrakan: Sedan Altis Diduga Oleng

Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Reiki Indra Brata Manggala, mengungkapkan insiden bermula saat Toyota Altis melaju dengan kecepatan tinggi dari Bekasi menuju Cawang. Setibanya di titik kejadian, pengemudi Altis kehilangan kendali dan menabrak Santa Fe serta Vellfire yang berada di depannya.

"Analisis petugas, pengemudi out of control," kata Reiki dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/6/2026). Dugaan sementara, pengemudi gagal menguasai laju kendaraan di tikungan atau saat kondisi jalan licin. Polisi masih mendalami penyebab pasti hilangnya kendali tersebut.

Kerusakan Berat dan Tindak Lanjut Kepolisian

Ketiga mobil mengalami kerusakan parah di bagian depan dan belakang. Setelah proses olah tempat kejadian perkara (TKP), seluruh kendaraan dibawa ke unit Laka Satlantas Jakarta Timur untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga tengah memeriksa kondisi kesehatan para korban dan mengumpulkan keterangan saksi di lokasi.

Belum ada keterangan resmi mengenai kondisi terkini delapan korban yang dirawat. Namun, evakuasi cepat dilakukan untuk mengantisipasi korban jiwa. Kasus ini menjadi peringatan bagi pengendara untuk selalu waspada, terutama di ruas tol yang kerap padat pada akhir pekan.

Imbauan Keselamatan di Tol Saat Akhir Pekan

Kecelakaan di Tol Becakayu ini menambah catatan panjang insiden lalu lintas akibat kelalaian pengemudi. Polisi mengimbau pengguna jalan untuk mematuhi batas kecepatan dan menjaga jarak aman, khususnya saat melintasi titik rawan kecelakaan seperti KM 7.400. "Kami mengingatkan agar pengemudi tidak memacu kendaraan melebihi batas wajar, terutama di jalur yang menikung," ujar Reiki.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan unit Laka. Polisi belum menetapkan tersangka dan masih menunggu hasil visum serta pemeriksaan lebih lanjut terhadap pengemudi Altis.

Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks