DI YOGYAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tektonik ini tidak berpotensi tsunami. Meski berkekuatan kecil, getaran skala II MMI terasa di Cugenang. Pada skala itu, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda ringan yang digantung bergoyang.
Pusat Gempa di Darat dan Imbauan BMKG
BMKG memastikan episenter gempa berada di koordinat 6,87 derajat Lintang Selatan dan 107,07 derajat Bujur Timur, tepatnya di darat dengan kedalaman dangkal. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan bangunan atau korban jiwa.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. “Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” demikian pernyataan resmi yang diterima redaksi.
Warga Diminta Periksa Bangunan Sebelum Kembali ke Rumah
BMKG juga mengingatkan warga untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat guncangan. Pemeriksaan stabilitas bangunan tempat tinggal sangat dianjurkan sebelum penghuni kembali ke dalam rumah.
“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” tulis BMKG dalam rilis resminya.
Wilayah Cianjur dan sekitarnya relatif sering mengalami aktivitas seismik akibat keberadaan sesar aktif di darat. Gempa magnitudo kecil seperti ini tercatat sebagai bagian dari dinamika geologi normal di selatan Jawa Barat.