Pencarian

MIND ID Targetkan Emisi Turun 35% pada 2030, Dorong Energi Terbarukan di Tengah Hilirisasi

Kamis, 02 Juli 2026 • 12:48:01 WIB
MIND ID Targetkan Emisi Turun 35% pada 2030, Dorong Energi Terbarukan di Tengah Hilirisasi
MIND ID menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 35% pada 2030 melalui pengembangan energi terbarukan.

DI YOGYAKARTA — Target ambisius itu bukan sekadar wacana. Sepanjang tahun lalu, MIND ID dan entitas usahanya berhasil menekan emisi GRK hingga 1,4 juta ton CO2e. Angka itu setara dengan penanaman 65 juta pohon atau pengurangan penggunaan 300 ribu barel minyak bumi per tahun. Pencapaian ini menjadi sinyal bahwa hilirisasi dan keberlanjutan lingkungan bisa berjalan beriringan.

Bauran Energi Hijau dan Efisiensi Operasional

Untuk mencapai target 2030, MIND ID mengandalkan dua pilar utama: transisi energi dan efisiensi. Di sisi hulu, perseroan mendorong penggunaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di area tambang dan smelter. Beberapa anak usaha seperti PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dan PT Timah Tbk telah mulai menginstalasi panel surya untuk mengurangi ketergantungan pada listrik fosil.

Di sisi operasional, efisiensi energi diterapkan pada alat berat dan proses pengolahan mineral. "Kami terus mengintegrasikan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) ke dalam setiap rantai bisnis, dari eksplorasi hingga pemasaran," ujar juru bicara MIND ID dalam keterangan resminya.

Dampak ke Industri dan Masyarakat

Langkah dekarbonisasi ini tak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada daya saing produk mineral Indonesia di pasar global. Negara-negara tujuan ekspor seperti Uni Eropa dan Amerika Serikat kini memberlakukan pajak karbon dan standar rantai pasok hijau. Dengan menekan emisi lebih awal, produk nikel, tembaga, dan bauksit hasil hilirisasi MIND ID bisa lebih kompetitif.

Selain itu, efisiensi energi juga berpotensi menekan biaya produksi. Dalam jangka panjang, penghematan ini bisa berdampak pada harga jual produk atau peningkatan dividen untuk negara. MIND ID sendiri mencatat kontribusi signifikan ke kas negara lewat pajak dan dividen setiap tahunnya.

Target Pemerintah dan Tantangan ke Depan

Langkah MIND ID sejalan dengan target Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia yang menargetkan penurunan emisi 31,89% pada 2030. Holding tambang ini menjadi salah satu sektor kunci karena aktivitas pertambangan dan pengolahan mineral menyumbang emisi cukup besar.

Namun, tantangan tetap ada. Biaya investasi energi terbarukan masih tinggi, terutama untuk PLTS skala besar di lokasi tambang terpencil. Selain itu, proses transisi harus berjalan tanpa mengganggu target produksi dan hilirisasi yang sudah dicanangkan pemerintah. MIND ID mengaku tengah menjajaki kemitraan dengan pengembang energi terbarukan dan lembaga pembiayaan hijau untuk mengatasi hambatan tersebut.

Dengan kombinasi target emisi yang jelas dan langkah konkret di lapangan, MIND ID berupaya membuktikan bahwa industri tambang nasional bisa tumbuh tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan. Keberhasilan langkah ini akan menjadi tolok ukur bagi BUMN lain dalam menjalankan transisi energi di Indonesia.

Bagikan
Sumber: ekonomi.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks