YOGYAKARTA — PSIM Jogja terus merombak komposisi pemain untuk menyambut musim BRI Super League 2026/2027. Langkah terbaru, manajemen klub resmi mengakhiri kerja sama dengan gelandang Fahreza Sudin.
Kontribusi di Lapangan Hijau
Fahreza Sudin membela Laskar Mataram dalam 23 laga pada musim lalu. Kontribusinya konsisten di lini tengah, namun klub memutuskan tidak memperpanjang kebersamaan dengan pemain asal Aceh tersebut.
Keputusan ini bagian dari strategi pembenahan tim. PSIM Jogja tengah mematangkan skuad agar lebih kompetitif di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Kebijakan Klub di Tengah Persiapan Musim Baru
Perpisahan dengan Fahreza Sudin bukan satu-satunya perubahan di tubuh PSIM Jogja. Sebelumnya, manajemen melepas sejumlah pemain lain dan mulai mendatangkan wajah baru untuk mengisi slot kosong.
Perombakan ini lazim dilakukan klub menjelang musim baru, terutama untuk menyesuaikan kebutuhan taktik pelatih dan target yang dibidik. PSIM Jogja berambisi tampil lebih baik pada musim depan setelah hasil yang belum maksimal musim lalu.
Apa Langkah Selanjutnya untuk PSIM?
Hingga berita ini diturunkan, manajemen PSIM Jogja belum merilis pernyataan resmi soal calon pengganti Fahreza Sudin di pos gelandang. Publik menantikan pengumuman selanjutnya terkait komposisi skuad.
Proses persiapan tim terus berjalan, termasuk pemusatan latihan dan uji coba pramusim. Pendukung Laskar Mataram berharap perombakan ini membawa hasil positif saat kompetisi bergulir nanti.